Home > Berita > Umum

Lagi, Anak Gajah Aceh Timur Mati di Saree Aceh Besar

Lagi, Anak Gajah Aceh Timur Mati di Saree Aceh Besar
Anak gajah yang dievakuasi BKSDA dari Aceh Timur, akhirnya mati di PKG Saree, Aceh Besar. [Ist]
Rabu, 14 Juni 2017 08:32 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Anak gajah yang dievakuasi tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dalam kondisi stres karena terpisah dari induknya di Aceh Timur pada Januari lalu, akhirnya mati, Selasa (13/6/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.
‎Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, anak gajah tersebut sempat dirawat intensif dalam satu minggu, di PKG Saree, Aceh Besar. "Anak gajah bernama Paicit ini memang dalam kondisi depresi selama 5 bulan perawatan di PKG, nafsu makannya tidak stabil," ujarnya kepada wartawan, malam.
 
Ia menjelaskan, anak gajah berjenis kelamin jantan dengan usia 16 bulan (saat dievakuasi berusia 11 bulan)‎ dan selanjutnya diautopsi, diambil sampel beberapa bagian tubuh untuk dianalisa di laboraturium. "Dari autopsi, ditemukan luka infeksi pada ususnya, penyebab kematiannya akan diketahui setelah hasil laboratorium keluar," jelas Sapto.
 
‎Anak gajah ini kemudian dikuburkan setelah proses autopsi selesai. "Nafsu makannya memang tidak stabil, minggu lalu kena diare parah, tetapi 5 hari yang lalu sudah baik. Dua hari yang lalu juga tiba-tiba lemas dan selanjutnya ditangani tim dokter, sudah membaik juga, tetapi pagi kembali lemas," tambahnya.
 
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Aceh Besar
wwwwww