Home > Berita > Hukum

Dituding Terima Uang dari Keluarga Napi, Ini Kata Karutan Sigli

Dituding Terima Uang dari Keluarga Napi, Ini Kata Karutan Sigli
Kepala Rutan Sigli, Irfan Riandy.
Rabu, 14 Juni 2017 13:05 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli, Kabupaten Pidie, Irfan‎ Riandy, dituding menerima sejumlah uang dari keluarga nara pidana (Napi) dengan janji bisa membebaskan tahanan tersebut.

Salah seorang warga Samalanga, Kabupaten Bireuen, Faisal saat dihubungi GoAceh, Selasa (13/6/2017) membeberkan kebobrokan di Rutan Sigli.

Ia menceritakan, pernah dimintai uang sebesar Rp120 juta untuk membebaskan abangnya, Hanifuddin yang terjerat kasus narkoba dengan hukuman 7 tahun penjara dan sudah dijalani setahun di Rutan Bireuen.

loading...
“Namun setelah Irfan pindah ke Rutan Sigli, abang saya juga dipindahkan ke sana dengan dalih bisa dibebaskan,” ujar Faisal.

Ads
Menurutnya, transaksi pemberian uang tersebut dilakukan di rumah dinas Rutan Bireuen beberapa waktu yang lalu.

Dirinya menyerahkan uang sebanyak Rp120 juta kepada Oja, suruhan Karutan. Setelah itu, ternyata abangnya hanya bebas beberapa hari saja dan kembali dimasukkan ke Rutan Sigli hingga saat ini.

"Kami tagih janji Pak Irfan yang bisa membebaskan abang saya, kalau tidak, kembalikan uang kami," tegas Faisal.

Menanggapi hal itu, Kepala Rutan Kelas II B Sigli, Irfan Riandy kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/6/2017) membantah jika dirinya telah mengambil uang dari Faisal.

Ia tidak tahu-menahu adanya keluarga Napi yang dimintai sejumlah uang.

Dia mensinyalir, ada bawahannya yang telah bermain di belakangnya, sehingga dirinya seakan-akan menjadi pelaku.

"Saya ini korban, tidak pernah terima uang dari Faisal dan boleh diperiksa," ungkapnya.

Namun Ia mengakui, memang ada beberapa Napi yang dibantu untuk bebas bersyarat karena Napi tersebut hanya tinggal beberapa bulan lagi menjalani hukuman.

“Hanya saja, mereka minta bantu bebas bersyarat untuk mengunjungi keluarganya. Setelah itu, mereka masuk lagi ke Rutan, jadi apa yang dituduhkan tersebut tidak benar sama sekali,” tegas Irfan.

Editor:Yudi
Kategori:Hukum, Pidie
wwwwww