Peduli Korban Kebakaran, Pemuda Subulussalam Galang Dana

Peduli Korban Kebakaran, Pemuda Subulussalam Galang Dana
Penggalangan dana korban kebakaran oleh Pemuda Subulussalam, Selasa (13/6/2017). [Khairul]
Selasa, 13 Juni 2017 15:31 WIB
Penulis: Khairul

SUBULUSSALAM - Peduli akan nasib ratusan jiwa korban kebakaran di Dusun Cepu Indah, Gampong Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam yang terjadi Minggu (11/6/2017) lalu, sejumlah pemuda menggalang dana dari pengguna jalan yang melintas.

Amatan GoAceh di posko galang dana persis di depan Lapangan Beringin Jalan Teuku Umar, Subulussalam itu, Selasa (13/6/2017), penggalangan dana berjalan tertib dan sejumlah pengendara yang melintas rela merogoh dompet untuk memberikan bantuan.

Menurut salah seorang penggalang dana, aksi sosial itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap korban kebakaran.

loading...
Data terakhir diperoleh GoAceh, pada peristiwa kebakaran tersebut, 18 unit rumah berkonstruksi kayu dan beberapa di antaranya semi permanen hangus dilalap si jago merah. Sementara 14 unit rumah terpaksa dirubuhkan.

Ads
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Menyusul kejadian itu, dinas terkait memberikan bantuan masa panik dan mendirikan tenda-tenda darurat dan dapur umum.

Menanggapi GoAceh, kalau tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) nyaris tidak efektif bekerja saat kejadian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subulussalam, Nesal Putra di kantor Wali Kota Subulussalam, Senin (12/6/2017) membenarkan hal tersebut.

Dikatakan, dua dari tiga unit mobil Damkar yang diturunkan nyaris tidak bisa bekerja karena sudah tua dan harus direnovasi.

Soal petugas yang juga dinilai masih kurang profesional, Nesal tidak membantah.

Menurutnya, sejumlah petugas masih harus diberi pelatihan dan pihaknya bertanggungjawab untuk kepentingan itu.

“Lalu mobil Damkar yang ditengarai sudah harus diperbaiki, maka dana sebesar Rp1,5 miliar tahun ini sudah diplotkan untuk renovasi lima unit damkar milik daerah ini,” ucapnya.

Diakui Nesal, tahun ini ada penambahan satu unit Damkar, khusus untuk Kecamatan Sultan Daulat.

“Tiga unit Damkar yang disiagakan di Subulussalam belum cukup untuk dua kecamatan, Simpang Kiri dan Penanggalan,” tandasnya.

Baca: Puluhan Rumah Terbakar, 3 Unit Damkar Dikerahkan

Editor:Yudi
Kategori:Subulussalam, Umum
wwwwww