Home > Berita > Umum

Kotoran Hewan Berserekan di Jalan-jalan Ibu Kota Aceh Singkil

Kotoran Hewan Berserekan di Jalan-jalan Ibu Kota Aceh Singkil
Kotoran ternak terlihat berserakan di beberapa titik ruas jalan Protokol maupun jalan raya di kawasan Ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (13/6/2017). [Ist]
Selasa, 13 Juni 2017 23:16 WIB
Penulis: Helmi
SINGKIL - Kotoran hewan ternak terlihat berserakan di jalan Protokoler, persisnya di kawasan Pusat Pemerintahan Ibu Kota Kabupaten Aceh Singkil, Singkil, termasuk jalan-jalan aspal di halaman sekolah.
 
Kotoran ternak sapi maupun kerbau yang berserakan dibiarkan terlindas kendaraan, tanpa ada kepedulian pemerintah. Kasus tersebut kerap terjadi sampai hari ini. Salah satu warga Singkil, Mustafa, kepada GoAceh, Selasa (12/6/2017) mengeluhkan banyaknya kotoran ternak.
 
Selain berserakan di jalan Protokoler, juga kerap berserakan persis di halaman MIN Singkil. Hal ini sangat meresahkan masyarakat terutama pengguna jalan. Selain jorok, juga mengganggu aktivitas pengguna jalan dan mengeluarkan bau tak sedap.
 
Mustafa berharap kepada Pemerintah Aceh Singkil melalui instansi terkait untuk segera menertibkan hewan ternak tersebut, agar tidak berkeliaran sehingga menggangu pengguna jalan dan jorok.
 
"Ini sudah lama terjadi, tapi sepertinya dibiarkan begitu saja oleh instansi terkait tanpa melakukan penertiban," sebutnya.
 
"Malu kita punya Ibu Kota kabupaten di kotanya berserakan kotoran ternak, padahal instansi yang mengurusi itu ada," tambahnya lagi.
 
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Said Jufri yang dikonfirmasi, Selasa (13/6/2017) menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penertiban terhadap hewan ternak tersebut. 
 
Beberapa hari terakhir Satpol PP telah menertibkan sebanyak 20 ekor ternak sapi dan sudah diamankan di Kantor Satpol PP. Selanjutnya penertiban hewan ternak warga tersebut akan kembali dilakukan. Namun operasi akan dilaksanakan dinihari. Sebab saat siang hari tidak ada ternak berkeliaran.
 
"Kalau siang hari apa ada ternak berkeliaran, tidak ada kan. Sebab ternaknya keluar saat malam hari. Maka dalam waktu dekat ini kami akan operasi lagi, tapi tengah malam," kata Said Jufri yang menyebutkan untuk pembersihan kotoran ternak itu merupakan tanggungjawab Dinas Pertamanan.
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh Singkil
wwwwww