Home > Berita > Pidie

Catut Nama Irwandi Janji Bangun Rumah Duafa, Penipu Ditangkap

Catut Nama Irwandi Janji Bangun Rumah Duafa, Penipu Ditangkap
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Selasa, 13 Juni 2017 11:29 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Modus akan membangun rumah duafa dengan mencatut nama Gubernur terpilih Irwandi Yusuf, pria berinisial A (36) warga Kecamatan Indra Jaya, ditangkap polisi, Senin (12/6/2017) sekira pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Indra Jaya, Iptu T Tasrizalsyah kepada wartawan, Selasa (13/6/2017) mengatakan, ‎penangkapan pelaku bermula saat Ketua Tim Seuramoe Pidie, Armia (45) dan Sekretarisnya Muhammad, menerima laporan tentang adanya pengutipan sejumlah uang disertakan fotokopi KTP dan KK untuk memperoleh bantuan rumah duafa.
 
"Pelaku mengaku dari tim pemenangan Gubernur-Wakil Gubernur Aceh terpilih Irwandi-Nova wilayah Pidie. Atas laporan laporan itu lah kita menangkap pelakunya," jelas Kapolsek. 
 
Dari laporan tersebut kata Kapolsek, Armia dan Muhammad serta dibantu personel Polsek Indra Jaya melacak keberadaan pelaku. Pada, Senin (12/6/2017) sekira pukul 09.00 WIB, mereka menemukan pelaku di kawasan Gampong Meunasah Raya Lhok Kaju.
 
"Saat itu pelaku sedang mengutip dana tersebut. Kemudian pelaku ditangkap dan diboyong ke Mapolsek Indra Jaya. Pelaku kini diamankan di Mapolsek Indra Jaya untuk penyelidikan," tegasnya.
 
Kapolsek menjelaskan, di mana pelaku bermodus akan memberi bantuan rumah duafa kepada masyarakat dengan mengutip uang setiap KK Rp100-Rp200 ribu dan sekaligus meminta warga menyerahkan fotokopi KK dan KTP.‎
 
"Warga yang menjadi korban penipuan pelaku di antaranya, Junaidi Yusuf dan Ernita warga Gampong Mee Teungoh Kecamatan Mutiara, dan T Iskandar warga Gampong Baroh Bleuk Kecamatan Indra Jaya. Mereka sempat menyerahkan uang sebesar Rp100 ribu kepada pelaku," ucap Kapolsek.
 
Lalu, warga yang menyerahkan uang Rp150 ribu, di antaranya Tarmizi Hasan, Khairul, dan M Yusuf Gani, warga Gampong Baroh Yaman, Kecamatan Mutiara.
 
Selanjutnya dari Kecamatan Peukan Baro, Nazaruddin, Cut Nuraini, Suriati, dan T Zainal warga Gampong Mesjid Seumideun. Lalu Isnawati dan Syamsul Hadi warga Suwiek, dan Marzuki warga Guci Reumpong.

Kemudian, Syarifuddin dan Malawiyah warga Gampong Mesjid Dijiem Kecamatan Indra Jaya. Sementara dari Kecamatan Indra Jaya, Nursiah warga Gampong Teungoh Blang, dan Azwani warga Gampong Sukon Ule Gampong. Selanjutnya Rusdi Ali warga Gampong Jeumpa Kecamatan Sakti.
 
"Dari tangan mereka pelaku mengutip uang masing-masing sebesar Rp 200 ribu dan total uang yang terkumpul Rp 3.650.000. Pelaku mengaku hal itu dilakukan merupakan perintah dari ZL warga Kecamatan Indra Jaya dan pendataan itu merupakan perintah UM. Kasus ini kita dalami siapa saja yang terlibat," janji Kapolsek.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Pidie, Aceh, Kriminal
wwwwww