Home > Berita > Umum

YARA Minta Anggota DPR yang Absen Paripurna di-PAW

YARA Minta Anggota DPR yang Absen Paripurna di-PAW
Ketua YARA, Safaruddin. [Google].
Senin, 12 Juni 2017 02:04 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta pimpinan DPRK Aceh Utara memberikan sanksi tegas kepada anggotanya yang tidak hadir (absen) pada acara Paripurna pembahasan empat qanun, Senin (12/6/2017).

"Kita meminta pimpinan DPRK memberikan sanksi tegas kepada anggotanya berupa PAW (pergantian antar waktu)," kata Ketua YARA, Safaruddin kepada GoAceh.

Safaruddin mengatakan, sebelumnya, rapat Paripurna itu telah disepakati oleh dua fraksi untuk melakukan Paripurna pada Jumat lalu.

loading...
"Hal ini tentu sangat merugikan daerah dalam memberikan layanan kepada masyarakat, seperti Raqan Retribusi Pelayanan Kesehatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Cut Meutia yang memberikan keleluasaan bagi puskesman untuk mengumpulkan PAD dan Puskesmas dapat mengutib retribusi bagi masyarakat non BPJS," kata Safaruddin.

Ia mengatakan, Raqan Izin Usaha Perikanan untuk memudahkan nelayan dalam mengurus izin menangkap ikan sejauh batas laut yang di kelola oleh kabupaten sejauh 4 mil. Qanun ini memberikan kewenangan bagi daerah untuk mengutip retribusi dalam pelayanan perizinan.

"Raqan Izin Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah untuk mengatur dan menata aset aset daerah seperti alat berat dan aset lainnya yang dapat menghasilkan PAD bagi daerah. Raqan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Aceh Utara dari konvensional di transisikan (spin off) kan menjadi BPR Syariah Aceh Utara. Keempat, qanun tersebut kami nilai sangat berpengaruh bagi pembangunan daerah yang seharusnya menjadi tanggung jawab dari pemerintah dan anggota dewan untuk memajukan daerah dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat," ucapnya.
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww