Warga Gandapura Bireuen Keluhkan Raskin Kotor dan Bau

Warga Gandapura Bireuen Keluhkan Raskin Kotor dan Bau
Warga Gampong Teupin Siron, Gandapura, Bireuen memperlihatkan beras miskin (raskin) yang mereka terima, kondisinya kotor dan bau, Minggu (11/6/2017). [Joniful Bahri]
Senin, 12 Juni 2017 09:03 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Sebagian warga Gampong Teupin Siron, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen mengeluhkan penyaluran beras miskin (raskin) atau beras sejahtera (rastra) kepada terima dengan kondisi beras kotor dan bau.
 
 
Menurut seorang warga Gandapura, Murni kepada GoAceh, Minggu (11/6/2017) mengaku, beras Raskin yang diterima keluarganya kekuningan dan bertepung dan mulai menebar bau.
 
"Aneh juga, kondisi berasnya sangat kotor dan mulai menebar bau yang tidak sedap. Jangankan untuk manusia, untuk pakan ayam tak bisa dimanfaatkan,” terang Murni.
 
Diakuinya, penyaluran jatah beras Raskin tahun ini diterima pihak keluarganya siang hari sebanyak 15 kilogram. Tapi kondisi beras raskin sungguh sangat memprihatinkan.
 
"Kalau dilihat kondisi beras ini, maka masyarakat hanya menerima penyakit. Bukan makanan yang mengandung karbohidrat. Kondisi beras Raskin ini benar-benar tidak layak dikonsumsi bagi masyarakat," terangnya.
 
Murni berharap, pihak terkait tidak mengabaikan kondisi ini dan harus menindak tegas persoalan raskin tak layak konsumsi tersebut.
 
Keuchik Teupin Siron, Gandapura, Bireuen, Mustafa yang dikonfirmasi wartawan secara terpisah melalui telepon salulernya, Minggu (11/6/2017) mengaku, kalau dirinya tak mengetahui pasti terkait hal itu.
 
"Sejauh ini saya belum mendapat informasi dari aparat gampong maupun warga secara menyeluruh. Nanti saya akan tanyakan kembali menyangkut hal ini,” katanya singkat.
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Pemerintahan, Bireuen
wwwwww