Home > Berita > Umum

Rafly Kande Promosikan Budaya Aceh ke Belanda

Rafly Kande Promosikan Budaya Aceh ke Belanda
Rafly Kande
Senin, 12 Juni 2017 12:23 WIB
Penulis: Safdar
BANDA ACEH - Anggota Komite III DPD RI kembali diundang ke Belanda. Kali ini akan mempromosikan seni dan budaya Aceh ke Negeri Kincir Angin itu yang dijadwalkan Selasa (13/6/2017).
 
"Alhamdulillah, kita diundang ke Holand Faradiso Festival di Belanda, kita akan berangkat sebanyak 12 orang dari personel Kande," ungkap Rafli, Senin (12/06/2017) dini hari.
 
Menurutnya kegiatan tersebut akan menjadi momentum penting dalam mempromosikan budaya nusantara dan khususnya Aceh ke daratan Eropa. 
 
Kendatipun diundang secara profesional, namun secara tidak langsung Rafli Kande yang kini berada di komite III DPD RI yang juga membidangi seni budaya telah mengekspose seni budaya Aceh ke level internasional, walaupun dalam momentum ini Rafli tidak menggunakan kapasitasnya sebagai seorang senator.
 
"Sebenarnya tugas seni budaya ini memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai anggota komite III DPD-RI, kita hadir mewakili Aceh khususnya dan Indonesia untuk mempromosikan seni budaya Aceh di belahan Eropa. Alhamdulillah, grup kita kembali dipercayakan untuk tampil di even internasional ini," jelasnya.
 
Dikatakannya, untuk mandatangkan banyak masyarakat dunia ke Aceh, cukup buat even skala internasional di daerah-daerah. Karena, kedatangan mereka akan memberi dampak langsung maupun tidak kepada ekonomi dan pendapatan asli daerah (PAD).
 
"Cukup kita buat even internasional yang monumental di daerah, tak perlu kita undang investor buka tambang-tambang segala, karena justeru dapat mengundang bencana ke daerah kita," tegasnya.
 
Menurut senator yang sejak dulu menggeluti bidang seni budaya Aceh ini, budaya Aceh sangat menarik dimata masyarakat internasional, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya. Untuk melestarikan dan mempromosikan seni budaya Aceh ke manca negara.
 
"Budaya kita sejak masa endatu dikenal oleh dunia, sebagai generasi penerus hendaknya kita terus berupaya melestarikan dan mengembangkannya. Lagu ujen intiak-intiak jo sampai ka Eropa kan mantap tu (seperti hujan rintik-rintik saja sampai ke Eropa, itu kan mantap)," pungkas putra kelahiran Samadua itu dalam bahasa Aneuk Jamee, dengan menyebutkan salah satu judul lagu Kande yang sampai ke Eropa.
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Aceh Selatan, Banda Aceh
wwwwww