MK Menolak Keberatan Pemohon SARAMA untuk Seluruhnya

MK Menolak Keberatan Pemohon SARAMA untuk Seluruhnya
Muhammad Amru saat berada di MK bersama tim pemenangan, untuk menyaksikan dan mendengarkan amar putusan hakim konstitusi itu, Senin (12/6/2017)
Senin, 12 Juni 2017 16:03 WIB
Penulis: Dosaino Ariga

BLANGKEJEREN - Berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 29/PHP.BUP-XV/2017, pada halaman 113 sampai 115, MK menolak keberatan pemohon sengketa pilkada dari paslon nomor urut 2, Abdul Rasad-Rajab Marwan (SARAMA). Selanjutnya, MK juga memerintahkan termohon (KIP Gayo Lues) untuk melaksanakan putusan MK ini.

Adapun amar putusan MK ini di antaranya, menetapkan hasil akhir perolehan suara dari masing-masing pasangan calon (paslon) pada pemungutan suara bupati dan wakil bupati Gayo Lues pilkada 2017, yaitu paslon nomor urut 1, Adam–Iskandar (Hadis) memperoleh suara sebanyak 13.052.

Kemudian paslon nomor urut 2, Abdul Rasad-Rajab Marwan (SARAMA) memperoleh suara sebanyak  20.122. Sementara untuk paslon nomor urut 3, Muhammad Amru–Said Sani memperoleh suara sebanyak 21.494. Kemudian MK memerintahkan KIP Gayo Lues untuk melaksanakan putusan ini dan menolak keberatan dari pemohon untuk seluruhnya.

Keputusan tersebut diputuskan dalam rapat permusyawaratan hakim pada Senin 5 Juni 2017, oleh sembilan hakim konstitusi, yaitu Arief Hidayat, selaku ketua merangkap anggota, Anwar Usman, I Dewa Gede Palguna, Manahan M.P Sitompul, Aswanto, Suhartoyo, Maria Farida Indrati, Wahiduddin Adams, dan Saldi Isra.

Kemudian diucapkan dalam sidang pleno MK terbuka untuk umum pada Senin 12 Juni 2017. Usai diucapkan sekira pukul 08.43 WIB oleh Sembilan Hakim Konstitusi, yang didampingi oleh Syukri Asy’ari sebagai panitera pengganti. Bahkan ikut dihadiri kuasa hukum para pemohon, termohon dan pihak terkait.

Terkait putusan MK ini, Muhammad Amru saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, dirinya merasa puas dengan keputusan MK ini. Bahkan, sejak MK memerintahkan PSU, pihaknya menilai lembaga Negara sebagai benteng terakhir peradilan sengketa pilkada ini, telah berbuat adil dan bijak. Maka, ketika hari ini diputus semua gugatan Pemohon ditolak, maka ini pula keputusan terbaik buat Gayo Lues.

“Terhadap keputusan ini, saya harap tidak ada yang angkuh dan berbusung dada, kemudian tidak pula pihak yang kalah harus merunduk malu, sebab, keputusan ini adalah kemenangan buat seluruh rakyat Gayo Lues,” ujar Amru dari balik ponselnya, sembari mengajak, pasca-keputusan MK ini, mari sama-sama kembali bersatu untuk membangun Gayo Lues yang tercinta.

Selain itu, Amru juga menjelaskan, tiga hari setelah keputusan MK ini, KIP Gayo Lues diminta melakukan penetapan pemenang, dan selanjutnya diserahkan ke DPRK untuk melakukan sidang yang hasilnya nanti, jadi bahan pengusulan SK melalui Gubernur ke Mendagri. “Kita berharap semua tahapan berikutnya bisa dilakukan tepat waktu dan procedural,” pintanya.

Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Gayo Lues, Umum
wwwwww