KAMMI Aceh Minta Negara Arab Hentikan Isolasi Qatar

KAMMI Aceh Minta Negara Arab Hentikan Isolasi Qatar
Ketua KAMMI Aceh, Tuanku Muhammad. [Istimewa]
Senin, 12 Juni 2017 12:02 WIB
Penulis: Safdar

BANDA ACEH - Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh Tuanku Muhammad, mengharapkan agar tindakan isolasi yang dilakukan oleh beberapa Negara Teluk terhadap Qatar dapat segera dicabut.

Menurutnya dalam menyelesaikan permasalahan ini dapat dengan mengutamakan perundingan antar negara guna mencari cara terbaik antara negara-negara teluk dan Qatar. 
 
"Apalagi yang saling bertikai ini adalah sesama negara muslim, sangat disayangkan jika dalam bulan Ramadhan tahun ini harus terjadi pertikaian," ujarnya kepada GoAceh, Senin (12/6/2017).
 
Sebab menurut penerima beasiswa Qatar Charity Aceh ini, akibat konflik tersebut tentu akan ada banyak kerugian yang akan dirasakan oleh para penduduk Qatar. Tidak hanya Qatar akan tetapi juga penduduk muslim dari negara lainnya yang saat ini sedang bekerja di Qatar.  
 
"KAMMI Aceh juga mengharapkan agar Indonesia dapat mengambil bagian dalam menjadi pihak ketiga bersama Turki dan negara-negara Islam lainnya dalam menyelesaikan konflik ini. Dan, OKI sebagai representatif organisasi terbesar negara-negara muslim dapat segera bertindak," harapnya.
 
Dia berharap agar konflik tersebut dapat segera selesai sebelum perayaan Idul Fitri. 
 
"Sehingga di hari kemenangan nanti semua muslim di dunia bisa merasakan kebahagian dan ketenangan," tutupnya.
 
Seperti diketahui, sudah seminggu Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir dan Yaman, kemudian diikuti Maladewa dan Libya memutuskan hubungan dengan Qatar pada Senin (5/6/2017). Selain pemutusan hubungan diplomatik, Arab Saudi juga mengakhiri peran militer Qatar dari medan pertempuran di Yaman.
 
Dalam waktu singkat, terdapat beberapa dampak signifikan dari pemutusan hubungan diplomatik ini disebabkan langkah negara-negara Teluk terhadap Qatar diikuti dengan langkah isolasi terhadap posisi geografis Qatar baik dari udara, darat ataupun laut. Kondisi ini merupakan akumulasi dari tensi diplomatik di kawasan Teluk dalam beberapa waktu terakhir.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Banda Aceh, Aceh, Umum
wwwwww