Polisi Tangkap Penjual Petasan Berdaya Ledak Kuat

Polisi Tangkap Penjual Petasan Berdaya Ledak Kuat
Tim Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan ratusan petasan berdaya ledak tinggi dan sedang. [http://tribratanewsbandaaceh.com]
Minggu, 11 Juni 2017 18:08 WIB

BANDA ACEH - Tim Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan 500 buah petasan dari berbagai merek dengan daya ledak tinggi dan sedang yang akan dijual.

Sejumlah petasan itu diamankan dari tiga orang penjual berinisial MA, RF dan TF di kawasan Gampong Laksana, Kuta Alam Banda Aceh, Sabtu (10/6/2017) sekira pukul 00.30 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes T Saladin melalui Kasat Reskrim, Kompol Raja Gunawan didampingi Kanit Idik VI/Ranmor, Iptu Bambang mengatakan, tiga tersangka itu diamankan saat petugas melakukan patroli dan melihat ketiganya membawa petasan/mercon.

loading...
“Saat itu petugas patroli melihat yang bersangkutan membawa petasan dan langsung kita amankan,” katanya, Minggu (11/6/2017).

Selain mengamankan sejumlah barang bukti di tangan, petugas juga mengamankan puluhan petasan lainnya yang disimpan di salah satu toko di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh.

“Dari gudang penyimpanan itu, kita mengamankan beberapa pak petasan dengan ratusan butir petasan berdaya ledak tinggi dan sedang dari berbagai merek,” jelas Raja.

Ia juga mengatakan, razia petasan ini sudah dilakukan jauh hari berdasarkan perintah Kapolda Aceh dan Kapolresta Banda Aceh agar di bulan Ramadan tidak ada yang menjual petasan.

“Kita mendapat perintah dari pimpinan agar di bulan Ramadan tidak ada ledakan petasan/mercon yang bisa menganggu kenyamanan umat muslim yang sedang beribadah dan juga bisa membahayakan akibat ledakan petasan,” jelasnya.

Petasan yang diamankan itu, kata Raja didatangkan tersangka dari Sumatera Utara, Medan dan kemudian dijual kembali ke Aceh.

Ketiga penjual petasan ini, kata Raja, dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Bagi yang membakar bisa dikenakan minimal 15 tahun penjara, apalagi yang menjual petasan bisa lebih berat hukumannya,” ucapnya.

wwwwww