Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Pembakaran Alat Berat

Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Pembakaran Alat Berat
Alat berat yang dibakar oknum warga.
Minggu, 11 Juni 2017 17:37 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Alat berat jenis Bulldozer merek Komatsu yang dibakar oleh 2 warga di Gampong Ara Lipeh, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen merupakan milik Ahmad, warga Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa. 

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto kepada wartawan, Minggu (11/6/2017) setelah adanya laporan dan pengembangan hingga ditangkapnya dua warga yang diduga terlibat dalam pembakaran alat berat tersebut.

Menurut Riza, alat berat itu disewa pihak Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Gampong Ara Lipeh melalui Amri alias Makabin, warga Gampong Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.

loading...
"Kronologi kejadiannya, malam itu Ramadhan Bin Mukhtaruddin (16) dan Feri Bin Syamaun (17), warga setempat, bertugas menjaga alat berat tersebut atas suruhan Ketua Pemuda Gampong Ara Lipeh," katanya.

Sebelum kejadian, malam itu kedua saksi tersebut sedang berada di meunasah Gampong Ara Lipeh. 

Usai berbuka puasa, keduanya menggunakan sepeda motor bergerak menuju lokasi tempat alat berat tersebut diparkir untuk melakukan penjagaan.

Namun, saat akan tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kedua saksi melihat ada cahaya. Awalnya, mereka mengira cahaya itu berasal dari lampu alat berat tersebut.

"Saat mereka mendekat atau sekira 10 meter, baru terlihat dengan jelas. Ternyata, cahaya itu berasal dari kobaran api yang sedang membakar bagian kursi atau jok alat berat tersebut," terangnya.

Setelah itu, kedua saksi bergegas meninggalkan TKP dan pulang ke Keudee Ara Lipeh untuk memberitahukan kejadian itu kepada aparat gampong setempat. 

Mendapat kabar itu, warga yang ada di Keudee Ara Lipeh  langsung menuju ke TKP untuk memadamkan api.

"Sekira pukul 20.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Makmur beserta petugas piket jaga diback up Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen, mengamankan TKP,” ucap Riza. 

Lalu personel kembali melakukan pengembangan serta mencari informasi terkait pelaku yang diduga ikut dan telah melakukan pembakaran.

Kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB kedua saksi tersebut (Ramadhan dan Feri) bersama perangkat gampong (keuchik, sekdes, ketua pemuda, ketua TPK, bendahara dan operator) dibawa ke Polres Bireuen.

"Tujuannya, untuk dimintai keterangan terkait kejadian termasuk pengembangan yang mengarah ke pelaku," sebut Riza.

Usai melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan dilakukan pengembangan, Minggu (11/6/2017) sekira pukul 04.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Makmur dan Opsnal Reskrim Polres Bireuen melakukan upaya paksa (penangkapan) terhadap para tersangka.

"Hingga saat ini, kedua tersangka masih ditahan di Mapolres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan secara lebih mendalam. Termasuk, motif tindak pidana yang dilakukannya," tutup Kapolres Bireuen.

Editor:Yudi
Kategori:Peristiwa, Bireuen
wwwwww