Bersilaturahmi ke Aminullah, ‎3 Anak Punk akan Dipesantrenkan

Bersilaturahmi ke Aminullah, ‎3 Anak Punk akan Dipesantrenkan
Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro beserta sejumlah personel dan tiga anak punk bersilaturrahmi ke kediaman Wali Kota Banda Aceh‎ terpilih, Aminullah Usman, Sabtu (10/6/2017).
Minggu, 11 Juni 2017 20:07 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Tiga anak punk yang sebelumnya diamankan, yakni Doni Wahyudi, Surya Parisma dan Ikhsandi, rencananya akan masuk pesantren setelah nantinya selesai menjalani tahap pembinaan yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Alam.
‎Hal ini diketahui saat ketiganya ikut bersilaturrahmi ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh terpilih, Aminullah Usman dan Zainal Arifin, Sabtu (10/6/2017) malam, saat orang nomor satu di kota Banda Aceh ini bersilaturrahmi kepada para pedagang Pasar Peunayong, di kawasan Peunayong, Banda Aceh, seusai salat Tarawih.
 
Silaturrahmi tersebut langsung didampingi Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro beserta sejumlah personelnya.‎ "Ketiganya kita ajak bersilaturrahmi ke Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Alhamdulillah, ketiganya mendapat perhatian dari beliau. Selain bersilaturrahmi, pertemuan ini juga untuk bertukar pikiran sama Pak Wali Kota mengenai situasi dan kondisi di wilayah kita, Kuta Alam, yang lumayan banyak penyakit masyarakatnya," ujarnya kepada GoAceh.
 
‎Kedatangan rombongan Polsek Kuta Alam ini disambut baik oleh Aminullah Usman dan Zainal Arifin di tempat. "Alhamdulillah, kedatangan kita disambut baik dan mendapat respon positif dan mereka mendapat perhatian dari Pak Wali Kota terpilih," katanya.
 
‎Sementara itu, tambahnya, pihak Aminullah dan Asisten I Setdako Banda Aceh, Bachtiar yang dalam pertemuan tersebut turut hadir, berencana akan memasukkan ketiga pemuda tersebut ke salah satu pesantren yang ada di kota Banda Aceh, guna mendapat pendidikan yang lebih baik, khususnya dalam bidang keagamaan.
 
"Mereka akan diikutkan pesantren, setelah nantinya selesai menjalani pembinaan di Polsek Kuta Alam. Ini bertujuan agar ketiganya nanti bisa memperoleh ijazah sebagai santri, sehingga mereka nanti bisa diperkerjakan dan diterima di tengah-tengah masyarakat," kata Kapolsek menirukan perkataannya.
 
‎Mantan Kapolsek Halmahera ini berharap, janji tersebut dapat diwujudkan dan tidak hanya sebagai janji belaka, agar ketiga pemuda ini dapat kembali berbaur di tengah-tengah masyarakat. "Mudah-mudahan, apa yang disampaikan pemerintah dapat benar-benar diwujudkan, tidak hanya sekedar janji," tambah Kapolsek.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga pemuda yang berasal dari anak punk tersebut sebelumnya diamankan di kawasan Peunayong saat personel Polsek Kuta Alam dan WH Kota Banda Aceh melakukan patroli dan razia penyakit masyarakat.
 
Ketiganya dibawa ke Mapolsek, guna mendapatkan pembinaan dari personel, khususnya Bhabinkamtibmas. Sebelumnya, ketiga pemuda ini juga sempat diberikan arahan dan sosialisasi secara langsung oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin yang diwakili Wakapolresta, AKBP Armainy. Selain itu, Wakapolresta juga memberikan sedikit bantuan untuk ketiga berbelanja muslim dan perangkat salat, berhubung dalam suasana Ramadhan.
 
Pembinaan yang diikuti ketiga pemuda ini adalah seperti pengajian, salat berjamaah dan ceramah atau arahan dari sejumlah ustad maupun personel Bhabinkamtibmas guna memperdalam pengetahuannya mengenai agama dan bermasayarakat.
 
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Banda Aceh, Umum
wwwwww