Tangkapan Minim, Harga Ikan Asin Merangkak Naik

Tangkapan Minim, Harga Ikan Asin Merangkak Naik
Pedagang ikan asin di Pasar Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/6/2017). [Sarina]
Sabtu, 10 Juni 2017 13:21 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Harga ikan asin di Pasar Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe saat ini mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan minimnya hasil tangkapan ikan para nelayan, Sabtu (10/6/2017).

Salah seorang penjual ikan asin, Mulyani mengatakan, kenaikan harga tersebut mulai dirasakan sejak memasuki bulan Ramadan.

Kurangnya pasokan ikan segar dari nelayan berdampak pada melonjaknya harga ikan asin di pasaran.

loading...
Baca: Di Langsa Pembuat Ikan Asin Kewalahan Penuhi Permintaan

“Tangkapan nelayan saat ini sedikit, terkadang mereka pulang tanpa hasil,” kata Mulyani.

Ia kemudian menjelaskan, saat ini harga ikan teri mencapai Rp100 ribu dari sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.

Ikan asin jenis kembung kecil Rp60 ribu, sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram, ikan asin talang belum ada kenaikan, masih sekitar Rp100 ribu per kilogram.

“Harga udang kering Rp80 ribu dari sebelumnya Rp60 ribu per kilogram,” jelas Mulyani.

Lanjutnya, sedangkan untuk harga teri nasi sekarang mencapai Rp170 ribu yang sebelumnya Rp150 ribu per kilogram.

“Dengan adanya kenaikan harga ini, jelas pendapatan kami menjadi berkurang,” pungkasnya.

Baca: Cuaca Buruk, Harga Ikan Asin Melonjak di Lhokseumawe

Editor:Yudi
Kategori:Lhokseumawe, Ekonomi
wwwwww