Ramadan, Omzet UKM di Langsa Meningkat

Ramadan, Omzet UKM di Langsa Meningkat
Pengusaha jok sedang menjahit bahan yang akan dipergunakan untuk memperbaiki sofa, Sabtu (10/6/2017). [Dedek]
Sabtu, 10 Juni 2017 13:43 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Bulan suci Ramadan 1438 H membawa rezeki dan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Langsa. Misalnya saja pengusaha jok mobil/sofa dan tukang pangkas, dimana omzet mereka naik drastis bila dibanding hari-hari biasanya.

Salah seorang pengusaha sofa di Langsa, Reza, kepada GoAceh, Sabtu (10/6/2017) mengakui, selama Ramadan omzet yang diperolehnya mengalami peningkatan hingga 40 persen bila dibandingkan hari biasa.

Baca: DKP Abdya Kembali Programkan Bantuan UKM

loading...
Ia justru lebih banyak menerima order perbaikan sofa rumah tangga ketimbang sofa kendaraan.

Ads
Bahkan, sejak beberapa hari lalu ia sudah menolak order dan permintaan perbaikan sofa mobil ataupun rumah tangga.

"Sejak beberapa hari lalu, saya sudah tidak menerima lagi permintaan perbaikan kursi milik masyarakat karena dikhawatirkan nantinya di saat Lebaran tidak bisa siap," kata Reza. 

Sementara itu, untuk perbaikan sofa, tergantung model dan bahan yang dibutuhkan, yakni mulai dari Rp800.000 hingga Rp 1,5 juta.

"Harga tersebut sama dengan harga di hari biasa," ucapnya.

Selain sofa, usaha tukang pangkas juga mengalami kenaikan yang signifikan. Sebab, masyarakat Langsa ramai-ramai ingin merapikan atau memperbaiki model rambutnya

Salah seorang tukang pangkas di Jalan Rel Kereta Api Kota Langsa, Amir, menuturkan memasuki pertengahan Ramadan, warga yang merapikan rambut sangat ramai.

Baca: Kisah Bripka Denis saat Pangkas Rambut Warga...

Bahkan banyak teman seprofesinya yang bekerja hingga malam hari.

"Alhamdulillah di saat Ramadan seperti ini, omzet yang kami dapatkan lebih meningkat dibandingkan hari-hari biasanya, yakni mencapai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per harinya,sedangkan hari biasa hanya berkisar Rp100.000,” jelas Amir.

Kata dia, puncak keramaian pangkas rambut ini adalah H-2 Lebaran atau pada malam Lebaran.

"Di malam-malam seperti itu semua lokasi pangkas penuh. Para tukang pangkas terkadang cukup kewalahan melayani konsumen saking ramainya,” tandasnya.

Baca: Karena Oleng, Becak Angkut Sofa di Banda Aceh Masuk Parit

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Langsa
wwwwww