Polsek Kuta Alam Amankan 4 Pria dan 1 Wanita di Salon

Polsek Kuta Alam Amankan 4 Pria dan 1 Wanita di Salon
Personel Polsek Kuta Alam dan pemuda Gampong Peunayong mengamankan 4 pria dan 1 wanita dari sebuah salon, Sabtu (10/6/2017). [Ist]
Sabtu, 10 Juni 2017 15:36 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Alam beserta warga melakukan‎ patroli di seputaran Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (10/6/2017) sekitar pukul 01.00 WIB. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan 4 pria dan 1 wanita di Salon Angeel yang berada di Jalan Kartini, gampong setempat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro mengatakan, para pria tersebut yakni‎ MU (19), pelajar, warga Dusun Gle Kuprai, Gampong Lapang, Kecamatan Gandapura, Bireuen,‎ YH (24), mahasiswa, warga Dusun Tgk Tanjong, Gampong Matang Drien, Kecamatan Tanoh Jambo Aye, Aceh Utara.

"Kemudian‎ KA (32), wiraswasta, warga Pante Marbo, Kecamatan Madat, Aceh Timur dan MA (62), petani, warga Gampong Lam Geu Tuha, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, serta seorang perempuan berinisial SM (41), warga Jalan STA Mahmudsyah, Gampong Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh," ujarnya kepada GoAceh saat dikonfirmasi.

loading...
Keempat laki-laki dan seorang perempuan tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolsek Kuta Alam dan diserahkan ke pihak Wilayatul Hisbah (WH/Polisi Syariat) Kota Banda Aceh.

Ads
Sementara itu, Kabid Penegakan Syariat Islam WH Kota Banda Aceh, Evendy A Latief saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, hingga saat ini kelima orang tersebut masih diamankan di Kantor WH Band Aceh dan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang tersebut. 

"Masih dilakukan pemeriksaan. Untuk yang wanita, akan kita lakukan pembinaan. Si wanita pernah divonis kurang lebih setahun penjara, terkait kasus penyedia tempat, Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (mesum), qanun sebelum direvisi," kata Evendy.

Ia menjelaskan, sebenarnya, pihaknya telah lama menjadikan salon tersebut sebagai target operasi, karena menurut laporan masyarakat, tempat tersebut memang dijadikan sebagai tempat esek-esek.

"Izin usahanya juga tidak ada, kita masih berkoordinasi dengan pihak Balai Kota. Nanti kita juga berkoordinasi dengan Bu Wali Kota untuk mengeluarkan surat perintah penyegelan tempat tersebut," jelasnya.

Saat ditanyai lebih lanjut tentang kelimanya apakah memang berkhalwat atau mesum, dirinya menjawab memang belum terbukti.

Saat di lokasi, personel Polsek Kuta Alam dan pemuda gampong menemukan mereka di lantai dasar salon tersebut tengah duduk-duduk.

"‎Kelimanya memang tengah duduk-duduk di bawah, tapi tempat itu memang sudah lama dijadikan sebagai tempat tanda kutip. Makanya hingga saat ini masih kita lakukan pemeriksaan. Salon ini baru saja pindah dan baru beroperasi, sebelumnya juga masih di kawasan Peunayong," ungkapnya.

Editor:Yudi
Kategori:Banda Aceh, Hukum
wwwwww