Home > Berita > Umum

Pidie Butuh 300 Rumah Duafa Setiap Tahun

Pidie Butuh 300 Rumah Duafa Setiap Tahun
Ilustrasi
Sabtu, 10 Juni 2017 14:05 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Mengingat masih banyak masyarakat di Kabupaten Pidie terutama di daerah pedalaman yang tinggal di rumah tak layak huni, maka pemerintah setempat wajib membangun rumah duafa setiap tahun hingga mencapai 300 unit. 

Demikian dikatakan Ketua LSM Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Kabupaten Pidie Iskandar Ar-Rahman kepada GoAceh, Sabtu (10/6/2017).

Kemudian, lanjutnya, pemerintah tinggal membuat Peraturan Bupati (Perbup). Misalnya, pemkab mampu membuat rumah duafa setiap tahun 300 unit, dana itu ditransfer langsung ke rekening 300 gampong dan kemudian setiap gampong penerima wajib menerima minimal 1 unit.

loading...
Baca: Dua Rumah Duafa di Jeunieb, Direhab

Selanjutnya, rumah tersebut dibangun swakelola oleh gampong dengan panduan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan desainnya langsung dari Pemkab Pidie.

"Jika ini yang dilakukan saya yakin masyarakat Pidie akan mendapatkan rumah layak huni," paparnya.

Ia mengungkapkan, saat ini kebutuhan masyarakat Pidie akan rumah layak huni semakin mendesak.

Untuk itu, Ia meminta pemerintah setempat untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dalam hal pembangunan atau rehabilitasi rumah duafa.

"Sekarang kami melihat, anggaran Pemkab Pidie untuk pembangunan fisik jalan, jembatan dan irigasi sangat luar biasa, tapi sangat sedikit dana untuk pemberdayaan masyarakat terutama warga miskin,” sesalnya.

“Kami berharap, mulai tahun depan (APBK 2018) ada porsi yang seimbang antara pembangunan fisik dengan pemberdayaan masyarakat miskin,” sambung Iskandar.

Baca: DPRK Nilai Masih Banyak Rumah Duafa di Pidie dan Ini "PR" ke Depan

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Pidie
wwwwww