Kopazka IAIN Langsa Adakan Seminar Nasional Dinamika Gelar Akademik

Kopazka IAIN Langsa Adakan Seminar Nasional Dinamika Gelar Akademik
Ketua Umum PP Kopazka IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Bahtiar Husin, saat memberikan sambutan pada acara seminar nasional, Sabtu (10/6/2017). [Dedek]
Sabtu, 10 Juni 2017 17:08 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Pengurus Pusat Korps Alumni Zawiyah Cot Kala (PP-Kopazka) Langsa melaksanakan seminar nasional dengan tema “Dinamika Gelar Akademik pada Perguruan Tinggi Islam”, Sabtu (10/6/2017) di aula Kantor KPPN setempat.

Ketua Umum PP Kopazka IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Bahtiar Husin, menyampaikan, diskusi ini digelar selama satu hari dengan menghadirkan sekitar 120 peserta yang terdiri dari mahasiswa/mahasiswi IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa.

Seminar ini dilaksanakan untuk mengkaji lebih dalam, alasan dan manfaat dari perubahan gelar akademik sarjana Islam yang tidak lagi memakai huruf (i) di belakangnya.

loading...
Padahal selama ini diketahui bahwa huruf (i) pada gelar akademik sarjana Islam merupakan simbol yang menandakan sarjana bersangkutan dilahirkan dari perguruan tinggi Islam. 

Dengan adanya seminar ini,  Ia mengharapkan akan memberikan pandangan logis dan ilmiah terkait PMA Nomor 33 Tahun 2016 tersebut bagi mahasiswa perguruan tinggi agama dan juga masyarakat secara luas.  

Sehingga, kebijakan tersebut tidak menjadi bola salju yang akhirnya menjadi masalah besar di kemudian hari, serta mengundang reaksi berlebihan dari kesalahan penafsiran sepihak mahasiswa dan masyarakat. 

"Jadi kita berharap, dengan seminar ini, narasumber yang memiliki kapabelitas dalam memahami PMA tersebut, dapat memberikan pemahaman kepada kita semua lewat kajian politik, agama dan pendidikan," ungkapnya.

“Sehingga masyarakat tidak melihat peraturan tersebut sebagai upaya melemahkan atau memarginalkan dunia pendidikan Islam, atau penghilangan simbol dari sarjana Islam itu sendiri," pungkasnya.

Rektor IAIN Langsa, Zulkarnaini, berharap mudah-mudahan dengan adanya seminar ini semua pihak mendapatkan pencerahan terkait polemik perubahan gelar akademik sarjana Islam yang tidak lagi memakai huruf (i) di belakangnya.

"Mudah-mudahan seminar ini dapat berjalan lancar dan sukses, kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius," imbuhnya.

Editor:Yudi
Kategori:Pendidikan, Langsa
wwwwww