Garuda Indonesia Diambang Bangkrut, HIPMI Desak Pemerintah untuk Ambil Alih

Garuda Indonesia Diambang Bangkrut, HIPMI Desak Pemerintah untuk Ambil Alih
Jum'at, 09 Juni 2017 00:47 WIB
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) dikabarkan hampir bangkrut. Hal ini menyusul kerugian pada tiga bulan pertama 2017. Perusahaan penerbangan milik negara ini mengalami kerugian cukup mendalam sekitar Rp1,31 triliun. Tercatat juga Garuda Indonesia memiliki utang yang cukup signifikan yakni sebesar hampir Rp40 triliun.Hal demikian mengundang reaksi dari Ketua BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Anggawira. Ia menyarankan pemerintah untuk segera mengambil alih perusahaan Garuda Indonesia, lalu menjadi aset bintang lima maskapai Indonesia.

"Mungkin harus diambil alih pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN. Jika tidak ada solusi akan semakin dalam kerugian negara," ujar Anggawira.

loading...
Dengan kondisi seperti ini dirinya meminta agar pemerintah dalam hal ini, Kementerian BUMN untuk segera mengambil langkah dalam menyelamatkan perusahaan maskapai tersebut.

Ads
"Aset bangsa harus diselamatkan. Jika kami melihat dari luar sebagai konsumen, Garuda cukup baik. Akan tetapi jika terjadi seperti ini Garuda harus mengklarifikasi kepada publik kondisi faktual sekarang," ujarnya.

Seperti pernah diwartakan sebelumnya, Garuda Indonesia pada tahun 2015 memiliki utang yang mencapai Rp32,5 triliun. Pada 2016 yang mencapai Rp36,6 triliun . Terus meningkat lagi ditahun 2017 hingga mencapai Rp39,6 triliun. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Ekonomi
wwwwww