Berkas 4 Terdakwa Kasus Damkar Aceh Dilimpahkan ke Tipikor

Berkas 4 Terdakwa Kasus Damkar Aceh Dilimpahkan ke Tipikor
Jaksa Kejari Banda Aceh membawa berkas dugaan korupsi damkar ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Jumat (9/6/2017). [Safdar S]
Jum'at, 09 Juni 2017 16:04 WIB
Penulis: Safdar

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh melimpahkan berkas perkara beserta para terdakwa dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemerintah Aceh ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Banda Aceh, Jumat (9/6/2017).

Para terdakwa tersebut masing-masing, PPK DPKA inisial SM, Ketua Pokja ULP Aceh inisial SY, Direktur PT DKP inisial DO serta Komisaris PT DKP inisial RZ.
 
Kajari Banda Aceh Husni Thamrin dididampingi Kepala Seksi Khusus Tindak Pidana Korupsi (Kasi Pidsus) Muhammad Zulfan dan Kasi Intel Himawan kepada wartawan mengatakan, telah memeriksa sebanyak 34 orang saksi, di luar dari saksi ahli dalam kasus tersebut.
 
?"Kita tetapkan empat orang tersangka yang masing-masing dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor, keempat tersangka ini terancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan paling singkat 4 tahun penjara,” ujarnya. 
 
Menurutnya keempat tersangka tersebut merupakan aktor utama dalam perkara yang merugikan keuangan negara mencapai Rp4,7 miliar lebih.
 
"Sebelum mereka menetapkan ke empat orang tersangka tersebut, penyidik terlebih dulu menetapkan 10 saksi. Dari 10 orang tersebut mereka “nyanyi” pada penyidik sehingga terungkap bahwa aktor di balik korupsi tersebut mengerucut pada empat orang," bebernya.
 
Pun demikian tambahnya, walau sudah ditetapkan empat orang tersangka, tidak menutup kemungkinan akan diseret tersangka-tersangka lainnya.
 
“Nanti akan kita lihat dalam proses persidangan, siapa yang terungkap dan terlibat akan kita seret semuanya,” katanya.
 
Dia menjelaskan, keempat tersangka didakwa dalam tiga berkas yang berbeda. Namun khusus untuk tersangka DO dan RZ digabungkan dalam satu berkas yang sama.
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Banda Aceh, Aceh, Hukrim
wwwwww