Home > Berita > Umum

MPU Lhokseumawe Inisiasi Tim Terpadu Pengawas Syariat

MPU Lhokseumawe Inisiasi Tim Terpadu Pengawas Syariat
Ketua MPu Lhokseumawe Tgk Asnawi Abdullah [Istimewa]
Kamis, 08 Juni 2017 16:17 WIB
Penulis: Firman Deski
LHOKSEUMAWE - Dalam pengawasan pelaksaan syariat Islam, dibutuhkan tim terpadu yang terdiri dari berbagai personel aparat penegak hukum dan saling bersinergi, sehingga bisa melakukan pengawasan dengan baik.
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe Tgk. Asnawi Abdullah mengatakan, dalam persoalan penindakan masih banyak terjadi berbagai kelemahan dan tentunya hal itu disebabkan oleh berbagai faktor.
 
“Saat sekarang ini, keberadaan personel Waliyatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariat masih sangat lemah dan tentunya ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Maka diperlukan tim terpadu yang saling bersinergi untuk melakukan pengawasan,” ujar Tgk. Asnawi.
 
Pihaknya juga telah merancang dan menginisiasikan pembentukan tim terpadu tersebut, serta akan disampaikan kepada Wali Kota Lhokseumawe untuk dilakukan tindak lanjut. Diharapkan dengan adanya tim itu, bisa menegakkan syariat Islam dengan baik.
 
Tentunya praktik-praktik pelanggaran syariat Islam tersebut tidak boleh dibiarkan, apabila terus dilakukan pembiaran maka akan sangat merajalela. Meski tidak ada yang terlihat secara kasat mata, namun tetap membutuhkan pengawasan terpadu.
 
Selain itu, juga perlu adanya Peraturan Wali Kota yang mengatur persoalan ketertiban, misalkan apabila ingin membuat warung maka harus memiliki kriteria tertentu, agar jangan sampai terjadinya pelanggaran syariah. Begitu juga dengan keberadaan warnet, maka perlu adanya pengaturan yang lebih baik.
 
Tgk. Asnawi mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga, terutama bagi orang tua harus lebih memberikan perhatian kepada anak-anaknya, sehingga nantinya jangan sampai melangkah ke jalan yang tidak baik.
 
“Begitu juga bagi orang tua yang anaknya ngekos di Lhokseumawe untuk kepentingan kuliah atau lainnya, maka harus dititip kepada orang yang bisa dipercayai, sehingga bisa lebih mudah untuk dikontrol,” tutur Tgk. Asnawi.
 
Dalam memberantas praktik maksiat dan melakukan penegakan syariat Islam, tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja dan butuh dukungan dan saling bersinergi untuk melakukan secara bersama-sama.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Lhokseumawe
wwwwww