Gerindra Sebut Jokowi Tak Akur dengan JK, PDIP: Jangan Jadi Kompor

Gerindra Sebut Jokowi Tak Akur dengan JK, PDIP: Jangan Jadi Kompor
Maruar Sirait memberikan keterangan pers. (istimewa)
Kamis, 08 Juni 2017 23:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantoro mengenai disharmoni presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) dibantah politisi PDIP Maruarar Sirait. Pria yangg biasa dipanggil Ara tersebut menegaskan penilaian Ferry tentang ketidakakuran Jokowi dengan JK sengaja disebarkan untuk memicu ketegangan supaya keduanya berlkonflik. 

"Ini yang tidak benar. Jangan ada yang ngompor-nggomporin hubungan mereka," ujar Ara selepas acara diskusi rilis Survei Nasional SMRC bertema `Politik Nasional Pasca Pilkada DKI Jakarta` di jalan Cisadane 8, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017).

Anggota komisi XI DPR tersebut menyampaikan Jokowi dengan JK selalu bekerjasama dalam menjalankan roda pemerintahan saat ini. Ia menyatakan, saat ini terdapat banyak opini miring tentang pemerintah yang disebarkan untuk meruntuhkan tingkat kepercayaan masyarakat dimata publik.

loading...
"Sebagai politisi, tentu ada juga yang tidak senang mereka bersatu dan kompak," ungkapnya.

Ara menceritakan dirinya kerap mendampingi kebersamaan Jokowi dengan JK menghadiri berbagai acara. Baginya, dirinya sangat tau bagaimana hubungan Jokowi dan JK masih terjaga hingga saat ini.

"Kemaren saya ketemu pak JK di acara Kadin ya. Jadi saya orang yang mengenal secara pribadi pak Jokowi dan Wapres pak JK. Berapa kali acara kami sama-sama dari dulu dan sekarang," ucapnya. 

Ara meminta agar tak ada lagi pihak yang berusaha membenturkan Jokowi dengan JK. Karena menurutnya, upaya peta konflik yang berusaha menggadu domba keduanya dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

"Poin saya adalah yang dipilih rakyat indonesia secara legtimasi, Jokowi dan JK. Secara konstitusi, mereka berdua. Kasihlah kesempatan kepada mereka berdua selama mereka menjalankan konstitusi, UUD 1945, peraturan, ya memang rakyat percayanya sama mereka berdua," jelasnya.

Ara menyanjung Jokowi dan JK sebagai dua pemimpin yang saling melengkapi dalam pemerintahan saat ini. 

"Bagaimana pak Jokowi yang santun, yang senang blusukan, mampu berkomunikasi dengan masyarakat, dengan pak JK yang punya pengalaman yang tinggi, dengan gebrakan-gebrakannya," terangnya. ***
Sumber:jurnas.com
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan, Politik
wwwwww