Ancam Bunuh Warga, Oknum Keuchik Masuk Bui

Ancam Bunuh Warga, Oknum Keuchik Masuk Bui
Ilustrasi
Kamis, 08 Juni 2017 17:33 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Keuchik Gampong Masjid, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, M Daud terpaksa masuk bui setelah mengancam seorang warga Gampong Suka Jaya, Soegata Bin Amiruddin. 

Kasus tersebut sudah lama ditangani Polsek setempat dan pada Kamis (8/6/2017) tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie.

Baca: Diserbu Ratusan Massa, Pelantikan Pjs Keuchik Ditunda

loading...
Informasi yang berhasil dihimpun GoAceh, sebelumnya pada 24 April 2017, sekira pukul 14.00 WIB, pelaku dengan sengaja menabrak korban dengan menggunakan mobil carry miliknya.

Namun pada saat itu korban bisa mengelak dan selamat.

Tak puas dengan aksinya, kemudian tersangka turun dari mobil sambil mengacung-acungkan sebilah pedang samurai sembari mengeluarkan kata-kata "Kuhabisi kau nanti".

Akibatnya, korban merasa tidak nyaman dan melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Muara Tiga.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Pidie, Fakhri kepada GoAceh, Kamis (8/6/2017) mengatakan, kasus tersebut sudah masuk tahap kedua.

Sebelumnya, berkas sudah diperbaiki polisi sehingga saat ini mereka telah menerima tersangka dan barang bukti berupa satu unit mobil serta sebilah pedang samurai.

"Tersangka juga sudah kita tahan di Rutan Kelas II B Sigli," jelasnya.

Baca: Berkas Kasus Keuchik Terlibat Pungli Dilimpahkan ke Jaksa

Lanjutnya, berdasarkan berkas pihak kepolisian, tersangka telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap orang lain. Pertama, mencoba menabrak korban dengan mobilnya dan kedua me‎ngancam korban dengan sebilah samurai.

“Kami akan pelajari berkasnya selama 20 hari agar bisa dilimpahkan ke pengadilan,” ucap Fakhri.

Menurutnya, dalam kasus tersebut, tersangka dijerat dengan UU 368 Junto 335 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun penjara.

“Insya Allah kita segera merampungkan kasus ini agar bisa segera dilimpahkan ke pengadilan," tandasnya.

Baca: Teungku Adek: Kasus Pembacokan Keuchik Jangan Terulang Lagi

Editor:Yudi
Kategori:Peristiwa, Pidie
wwwwww