Didanai Kemendikbud, 2 Dosen Aceh Tulis Soal Sejarah

Didanai Kemendikbud, 2 Dosen Aceh Tulis Soal Sejarah
Masriadi Sambo [Ist]
Rabu, 07 Juni 2017 01:14 WIB

LHOKSEUMAWE -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mendanai dua dosen dari Aceh menulis tentang sejarah. Mereka adalah, Masriadi Sambo (dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) dan Prof Misri A Muchsin (dosen adab, UIN Ar Raniry).

Masriadi didanai menulis Sejarah Peran Pers Aceh dan Kemerdekaan Indonesia, sedangkan Prof Misri didanai menulis Sejarah Kehidupan Masyarakat Nelayan di Aceh Jaya. Keduanya menerima dana penulisan masing-masing Rp 50 juta.

 “Proses penulisan dimulai sejak akhir Juni ini hingga September 2017. Ada waktu sekitar tiga bulan untuk menyelesaikan masing-masing naskah itu,” kata Masriadi, Selasa (6/5/2017) setelah penandatanganan perjanjian penulisan buku di Hotel Ambhara, Jakarta.

Dia menyebutkan di seluruh Indonesia, Kemendikbud mendanai 20 penulis yang umumnya berlatar belakang sejarawan dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi. Namun, dari Aceh hanya lolos dua orang untuk menerima program tersebut.

“Setelah proses penulisan selesai, dilanjutkan dengan proses percetakan bukun. Tahun ini naskah harus selesai menjadi buku,” terang Masriadi.

Program penulisan buku sejarah ini, sambungnya untuk memperkaya referensi sejarah di tanah air. Sehingga, masyarakat mengetahui detail sejarah di daerahnya masing-masing. Program sejenis telah diluncurkan tahun lalu oleh Kemendikbud RI.

“Tema-tema sejarah ini ditulis lebih populer sehingga mudah dipahami dan dinikmati pembaca se-nusantara ,” pungkas Masriadi Sambo. 

Ads
Editor:Zainal Bakri
Kategori:Pendidikan
wwwwww