Home > Berita > Umum

Bank BTPN Agara Diduga Persulit Nasabah Lunasi Pinjaman

Bank BTPN Agara Diduga Persulit Nasabah Lunasi Pinjaman
Ilustrasi
Rabu, 07 Juni 2017 18:03 WIB
Penulis: Jufri P

KUTACANE - Pihak Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Aceh Tenggara (Agara) dituding telah mempersulit nasabah yang ingin melunasi semua pinjamannya.

Salah seorang nasabah Bank BTPN Agara, Basar (65) kepada GoAceh mengatakan sangat kecewa atas pelayanan yang diberikan bank tersebut.

Baca: Ini Kata Pimpinan BTPN Terkait Tudingan Menipu Nasabah

loading...
Ia mengungkapkan, saat dirinya ingin melunasi seluruh pinjaman kredit yang diperkirakan jumlahnya sekitar Rp100 juta lebih, pihak bank seperti mempersulit.

“Saya diberikan berbagai alasan yang terkesan tak masuk akal, karena proses untuk pelunasan pinjaman baru bisa dilakukan pada 10 Juni 2017," kata Basar dengan nada kesal.

Selama ini, Ia sudah berulang kali datang ke Bank BTPN Agara untuk melunasi semua pinjaman kreditnya.

Namun anehnya, pihak Bank BTPN terkesan tidak ingin utang tersebut dilunasi dengan mengungkapkan waktu dan alasan yang tidak jelas.

“Bahkan saya sempat emosi karena dibola-bolain terus sama karyawan Bank BTPN Agara dengan alasan proses pelunasan belum bisa dilakukan,” ucap Basar.

Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu keanehan sebab dirinya ingin melunasi pinjaman bukan untuk memperpanjang pinjaman.

“Saya berniat melunasi dan menutupi seluruh utang dan mengambil agunan berupa SK yang saat ini dipegang pihak bank tersebut," jelas Basar.

Baca: Tak Boleh Lunasi Kredit, BTPN Sigli Dituding Tipu Nasabah

Saat GoAceh ingin mengonfirmasikan permasalahan tersebut kepada Kepala Bank BTPN Agara, para karyawan tidak memberikan kesempatan dengan alasan pimpinan sedang banyak kerjaan.

“Kepala tidak bisa diganggu lagi banyak kerjaan,” ungkap salah satu karyawan, Wahyu, Selasa (6/6/2017).

Bahkan tadi pagi, Rabu (7/6/2017) saat GoAceh berusaha lagi untuk bertemu, pihak Satpam menyatakan pimpinan tetap belum bisa ditemui karena sibuk.

“Jika ada keperluan, silakan sampaikan kepada karyawan yang ada di bawah,” ucap Satpam.

Ditegaskan Basar, jika masalah ini terus berlarut dan tidak secepatnya diselesaikan, Ia akan melaporkan kasus ini ke Mapolres Agara.

“Niat saya ingin melunasi seluruh utang tetapi kenyataannya malah pihak Bank BTPN Agara mempersulit dan tidak mau memproses pelunasan pinjaman tersebut," imbuh Basar seraya berharap pihak LSM dan wartawan dapat membantu dirinya.

Baca: Unsyiah Kembali Gelar Job Fair, Diikuti PLN, PIM, Alfamart dan BTPN

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh Tenggara
wwwwww