Sampah Meningkat 50 Persen di Bulan Ramadan

Sampah Meningkat 50 Persen di Bulan Ramadan
Sampah menumpuk di terminal Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (6/6/2017). [Jamaluddin Idris].
Selasa, 06 Juni 2017 22:10 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Selama bulan Ramadan, produksi sampah di Kabupaten Aceh Utara meningkat hingga 50 persen dibanding hari-hari biasa. Sampah terbanyak berada di tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Dewantara, Tanah Jambo Aye dan Lhoksukon.Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Kebersihan, Pasar dan Lingkungan Hidup (DKPLH) Aceh Utara, Ibrahim mengatakan, sampah yang paling dominan yaitu sampah berasal dari plastik kulit kelapa.

"Sampah rata-rata meningkat 50 persen. Seperti di Pantonlabu dan Krueng Geukueh, sampah bertambah satu bak besar setiap hari. Kemudian di Lhokukon, bertambah dua bak besar per hari," kata Ibrahim saat dihubungi GoAceh, Selasa (6/6/2017).

loading...
Ibrahim mengatakan, sebelumnya, armada sampah yang hanya mengangkut sampah dua hari sekali di masing-masing kecamatan, kini terpaksa harus mengangkut sehari sekali.

"Memang alat transportasi pengangkut sampah di kita terbatas, hanya saja kita perketat jam kerja agar sampah-sampah di setiap kecamatan itu bisa teratasi tanpa kendala," kata Ibrahim.

Para petugas sampah di lapangan, kata Ibrahim, jauh-jauh hari juga telah diimbau agar dapat bekerja dari pagi hingga sore pada bulan Ramadan. Sehingga, pada malam hari, sampah sudah tidak ada lagi di tiap-tiap kecamatan.

"Hanya saja ada satu atau dua truk yang lepas kontrol kita mengangkut sampah setelah salat tarawih. Tetapi itu sedang awasi juga agar bekerja semaksimal mungkin," ujar dia.

Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww