Home > Berita > Umum

Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Pembacokan Keuchik di Baktiya

Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Pembacokan Keuchik di Baktiya
Ilustrasi.
Selasa, 06 Juni 2017 02:29 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Polsek Baktiya, Kabupaten Aceh Utara memeriksa tiga saksi terkait kasus pembacokan keuchik di Gampong Tanjoeng Geulumpang. Setelah saksi diperiksa, Ketua Tuha Peut desa itu, Abdullah yang disebut sebagai pelaku, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Baktiya, Iptu Suparyo menagtakan, pelaku diamankan setelah mendapat laporan dari korban, Samaun Yusuf.

"Sejauh ini perkembangannya pelaku sudah kita periksa, begitu juga saksi berjumlah tiga orang juga sudah kita periksa. Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Iptu Suparyo, Senin (5/6/2017).

loading...
Diberitakan sebelumnya, peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/6/2017), sekitar pukul 15.00 WIB itu berawal saat korban hendak memberikan uang jerih aparat desa kepada pelaku.

Ads
"Korban baru pulang ambil uang jerih. Lalu menemui tersangka dan mengatakan bahwa uangnya sudah ada. Korban meminta pelaku harus mengambil di rumah lantaran ada hal yang harus ditandatangani," kata Suparyo.

Lalu, kata Suparyo, pelaku mendatangi kediaman Bendahara Gampong, Mardani untuk menanyakan perihal jerih yang belum diantar kepada dirinya. Waktu itu, kata dia lagi, bendahara gampong mengaku tidak ada uang yang diserahkan oleh korban kepada dirinya.

"Kemudian pelaku menjumpai korban. Di sana, terjadilah adu mulut. Kemudian secara seketika pelaku langsung membacok korban di bagian kepala," ucap Suparyo.

Korban kemudian mendatangi Puskesmas Baktiya untuk mendapat perawatan dan visum dokter. Selanjutnya barulah membuat laporan ke Polsek setempat.
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww