Koperasi di Aceh Timur Banyak yang Gulung Tikar

Koperasi di Aceh Timur Banyak yang Gulung Tikar
Ilustrasi
Selasa, 06 Juni 2017 16:52 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI - Usaha Kecil Menengah (UKM) dan koperasi di Aceh Timur sangat sulit dalam mengakses sumber daya produktif, terutama dalam hal memperoleh pinjaman atau bantuan modal usaha. Akibatnya, tidak sedikit jenis usaha tersebut yang berhenti beroperasi.

“Kita akui dengan terbatasnya anggaran, banyak koperasi dan UKM yang gulung tikar. Bahkan, dari 508 unit koperasi di Aceh Timur kini hanya tinggal 386 unit yang lainnya terpaksa ditutup oleh pemerintah karena vakum,” kata Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Aceh Timur, Zulkifli Idris kepada GoAceh, Selasa (6/6/2017) siang.

Baca: Koperasi Kartika Teuku Umar Laksanakan RAT dan Tutup Buku Tahun 2015

loading...
Menurutnya, tanpa ada bantuan atau dukungan dana pinjaman dari pemerintah setempat, tidak tertutup kemungkinan setiap tahunnya jumlah koperasi di Aceh Timur akan berkurang.

Ads
“Harapan kita kepada pihak Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM untuk segera membuat solusi pinjaman bunga kecil seperti KUR,” ucap Zulkifli.

Sambungnya, dengan adanya akses modal yang memadai, koperasi dan UKM akan dapat mengakses sumber daya produktif, seperti dapat mengakses pasar, teknologi dan sumber daya yang lebih maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh Timur, T Reza Rizki kepada GoAceh saat ditemui di ruang kerjanya mengaku, pihaknya saat ini sedang berupaya membuat kajian akademis tentang pembentukan Badan Layanan Umum Daerah Dana Bergulir (BLUD-DB) berbasis syariah.

Baca: 100 Koperasi Di Pidie Terancam Dileburkan

“Insya Allah layanan ini akan terealisasi pada 2019 nanti. Saat ini masih pada tahap rancangan kajian akademisi. Setelah ini kita akan mengupayakan Qanun dan Perbub sebagai regulasi,” kata Reza yang akrab disapa Kiki.

Ia menambahkan, dengan adanya BLUD–DB tersebut, nantinya para UKM dan koperasi di Aceh Timur dapat memperoleh pinjaman modal tanpa bunga melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.

Menurutnya, jika sebuah usaha tanpa dukungan modal yang memadai, tentunya usaha tersebut tidak dapat meningkatkan produktifitasnya.

“Insya Allah, dengan terealisasinya BLUD-DB ini nantinya, dapat membantu Koperasi dan UKM di Aceh Timur dalam memperoleh pinjaman modal usaha tanpa bunga,” tandas Kiki.

Baca: Disperindagkop UKM Aceh Selatan Bubarkan 53 Koperasi Ilegal

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Aceh Timur
wwwwww