Imigrasi Perketat Pengawasan, Pemohon Paspor Harus Bertujuan Jelas

Imigrasi Perketat Pengawasan, Pemohon Paspor Harus Bertujuan Jelas
Ilustrasi paspor- [CNN]
Senin, 05 Juni 2017 23:08 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Menjelang lebaran Idul Fitri 1438 H, Kantor Imigrasi Klas II A Kota Lhokseumawe, memperketat pengawasan dan pengecekan berkas terhadap pelayanan bagi pengurus paspor, tujuannya supaya mudah memproteksi dan melindungi warga negara Indonesia (WNI) ketika berada di luar negeri.Kasi Insarkom Keimigrasian, Tegas, kepada GoAceh mengatakan, sekarang pihaknya memiliki peraturan baru, bahwa bagi masyarakat yang hendak mengurus paspor harus melampirkan persyaratan formal. Seperti kartu keluarga, KTP, ijazah dan tujuan keberangkatannya yang jelas.

“Dalam hal ini, pemohon harus bisa membuktikan kejelasan tujuannya, dan petugas imigrasi berhak melakukan pengawasan atau pengecekan lapangan untuk menelusuri tujuan keberangkatan yang bersangkutan. Hal inilah yang dilakukan oleh keimigrasian untuk memperoteksi dan melindungi WNI di luar negeri,” katanya.

loading...
Tegas menambahkan, harga pengurusan paspor dalam tahun ini, untuk pembuatan baru dan pergantian masa berlakunya Rp 335.000, sedangkan kalau paspornya hilang namun masih berlaku, pembuatannya Rp 655.000.

“Pemohon paspor sekarang kebanyakan bertujuan untuk berobat keluar negeri, selain itu ada juga yang bertujuan menuju ke tempat keluarganya. Adapun kendala kami saat ini dalam kesistemannya secara online dari Jakarta masih sedikit lambat, selain itu petugas di Kantor Imigrasi Lhokseumawe masih sedikit kurang, sehingga sedikit memperlambat pelayanan,” jelasnya.

Tegas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dengan calo ketika melakukan pengurusan paspor, dan kalau kedapatan ada yang melakukan transaksi di dalam kantor oleh petugas Imigrasi silakan difoto dan dibuktikan, dan kantor akan melakukan proses secara prosedur.

“Pesan kami kepada masyarakat, dalam pengurusan paspor, lengkapilah persyaratan dengan baik, gunakan data yang benar, jangan data palsu, karena akan dikenakan sanksi, selain itu tujuan dan penjamin harus jelas serta jangan mengurus paspor melalui calo,” pungkasnya.

Editor:Zuamar
Kategori:Pemerintahan, Aceh, Lhokseumawe
wwwwww