Usai Dibangun 2009, Pabrik Garam di Lhokseumawe Dioperasikan Setelah Lebaran Ini

Usai Dibangun 2009, Pabrik Garam di Lhokseumawe Dioperasikan Setelah Lebaran Ini
Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya beserta Danlanal Kolonel Marinir Nasruddin, melakukan peninjauan pabrik produksi garam di Gampong Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Jumat (2//6/2017). [Sarina]
Sabtu, 03 Juni 2017 00:21 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya beserta Danlanal Kolonel Marinir Nasruddin, melakukan peninjauan pabrik produksi garam di Gampong Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Jumat (2//6/2017). Pabrik tersebut dibangun pada 28 Mei 2009 lalu di atas lahan seluas 45x35 meter.“Kami dari Lanal, wali kota dan akademisi kampus Unimal, meninjau pabrik untuk produksi garam yang sudah dibangun sebelumnya, kemudian kita juga tinjau tambak sebagai lahan utama untuk menghasilkan garam,” kata Danlanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Nasruddin kepada GoAceh.

Lanjutnya, tujuan peninjauan tersebut, direncanakan untuk mengaktifkan kembali pabrik tersebut dan meningkatkan produksi garam, pertama untuk suplai bahan baku di Kota Lhokseumawe, dan harapannya juga untuk bisa menyuplai juga kepada industri yang membutuhkan garam, baik itu Lhoksumawe, Aceh Utara dan Bireun dan sejumlah wilayah lainnya.

loading...
Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya saat ditanyai GoAceh terkait pabrik tersebut sempat terbengkalai. Dirinya menjawab, pabrik tersebut bukan berhenti beroperasi, namun belum diaktifkan dan belum di-launching menjadi sebuah tempat produksi.

Ads
“Bukan berhenti, tetapi belum diaktifkan, kita kemarin cuma uji coba, untuk melihat maksimal atau tidak. Rencananya setelah lebaran Idul Fitri ini sudah dioperasikan melalui UPTD kita nantinya, dan melakukan produksi garam untuk kita yodiumkan di tempat ini,” pungkasnya.

Editor:Zuamar
Kategori:Lhokseumawe, Aceh, Ekonomi
wwwwww