Pabrik Garam Beroperasi, Akademisi: Semoga Tercipta Lapangan Kerja Baru

Pabrik Garam Beroperasi, Akademisi: Semoga Tercipta Lapangan Kerja Baru
Ilustrasi
Sabtu, 03 Juni 2017 15:06 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Ketua Pembina Inkubator Bisnis CDC Universitas Malikussaleh (Unimal), Ibrahim Qamarius mengharapkan, rencana Pemko Lhokseumawe mengoperasikan pabrik garam di Gampong Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

“Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya juga mengajak pihak Unimal untuk berkontribusi dalam pengoperasian kembali pabrik garam tersebut. Hal ini merupakan sebuah potensi yang harus dikembangkan,” kata Ibrahim kepada GoAceh, Sabtu (3/6/2017).

Lanjutnya, pihak Unimal sendiri akan menawarkan beberapa potensi terhadap rencana Pemko Lhokseumawe yang ingin menjadikan kota tersebut sebagai sentra penghasil garam.

loading...
Baca: Usai Dibangun 2009, Pabrik Garam di Lhokseumawe Dioperasikan Setelah Lebaran Ini

Ads
Pihaknya akan mempersiapkan sistem manajemen dengan melihat potensi-potensi garam yang ada di pasaran.

“Kita juga berharap, selain dapat menggenjot pendapatan asli daerah, beroperasinya kembali pabrik garam tersebut dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi warga setempat, sehingga dapat menjadi sumber dan memperbaiki kembali perekonomian masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya beserta Danlanal  Kolonel Marinir Nasruddin, melakukan peninjauan pabrik produksi garam di Gampong Jambo Timu, Jumat (2/6/2017).

Pabrik tersebut dibangun pada 28 Mei 2009 lalu di atas lahan seluas 45x35 meter.

Baca: Harga Jual Garam di Aceh Utara Tembus Rp5 Ribu per Kilogram

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Lhokseumawe
wwwwww