Home > Berita > Aceh

Nilai Ekspor dan Impor Aceh April 2017 Meningkat

Nilai Ekspor dan Impor Aceh April 2017 Meningkat
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Sabtu, 03 Juni 2017 10:32 WIB

BANDA ACEH - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Provinsi Aceh pada April 2017 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan Maret. Nilai ekspor Aceh sebesar 7.573.257 USD atau mengalami peningkatan sebesar 12,68 persen.

Seperti dilansir BPS Aceh, Sabtu (3/5/2017), apabila dibandingkan antara April 2017 dengan nilai ekspor pada April 2016 juga menunjukkan peningkatan sebesar 189,31 persen. Pencapaian nilai ekspor pada periode Januari – April 2017 menunjukkan peningkatan 81,60 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016.  

Sementara itu nilai impor Aceh pada April 2017 tercatat sebesar 5.255.400 USD, nilai ini mengalami peningkatan sebesar 1.068,63 persen dibandingkan Maret. Apabila dibandingkan dengan nilai impor pada April 2016 juga menunjukkan peningkatan sebesar 195,31 persen. Pencapaian nilai impor pada periode Januari – April 2017 menunjukkan peningkatan sebesar 19,44 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016.

loading...
Neraca perdagangan Provinsi Aceh pada bulan April 2017 mengalami surplus sebesar 2.317.857 USD, atau mengalami penurunan sebesar -63,04 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Persentase perubahan neraca perdagangan secara year on year (April 2017 terhadap April 2016) mengalami peningkatan sebesar 176,56 persen.

1. Ringkasan perkembangan ekspor Aceh melalui pelabuhan di Aceh

Ekspor pada April 2017 sebesar 7.573.257 USD, mengalami peningkatan sebesar 12,68 persen dibandingkan Maret 2017. Tidak ada komoditi migas yang diekspor pada April, hanya melakukan ekspor komoditi non-Migas.

2. Ekspor kelompok komoditi non-Migas Aceh melalui pelabuhan di Aceh

Ekspor komoditi non-Migas pada April 2017 mengalami peningkatan sebesar 12,68 persen dibandingkan Maret 2017 dengan total nilai ekspor sebesar 7.573.257 USD. Kelompok komoditi non-Migas terbesar yang diekspor pada April 2017 berupa coal, whether or not pulverised, but not agglomerated, other coal yaitu sebesar 6.986.472 USD.

3. Ekspor kelompok komoditi non-migas Aceh melalui Pelabuhan di Aceh menurut negara tujuan

Ekspor komoditi non-Migas terbesar dari Aceh selama April 2017 ditujukan ke negara India yaitu sebesar 5.419.793 USD berupa coal, whether or not pulverised, but not agglomerated, other coal.

4. Ringkasan perkembangan impor Aceh

Nilai Impor Aceh pada April 2017 adalah sebesar 5.255.400 USD. Tidak ada komoditi migas yang diimpor pada April 2017, seluruh komoditi yang diimpor adalah komoditi non-Migas.

5. Impor menurut kelompok komoditi non-Migas

 Selama April 2017 nilai impor komoditi non-Migas hanya ada dua komoditi yaitu berupa kapal laut yaitu sebesar 5.100.000 USD, kemudian garam, belerang, kapur sebesar 155.400 USD.

6. Impor kelompok komoditi non-Migas menurut negara

Pada April 2017, impor non-Migas hanya berasal dari Filipina yaitu sebesar 5.100.000 USD dengan komoditinya adalah tugs and pusher craft, power

Sementara perkembangan ekspor menurut asal komoditi dari Aceh yang diekspor melalui pelabuhan di luar Aceh sebegai berikut:

Terdapat beberapa komoditi yang berasal dari Aceh namun diekspor melalui pelabuhan di provinsi lain, seperti melalui Provinsi Sumatera Utara dan DKI Jakarta. Persentase total ekspor komoditi asal Aceh yang diekspor melalui provinsi lain pada April 2017 sebesar 33,35 persen terhadap total ekspor komoditi asal Aceh yang sebesar 11.361.990 USD.

Komoditi terbesar yang diekspor pada April 2017 melalui pelabuhan di luar Aceh merupakan kelompok komoditi kopi, teh, rempah-rempah yang berupa coffee arabica WIB or robusta OIB, not roasted, not decaffeinated sebesar 2.459.816 USD.

Kemudian komoditi dari kelompok buah-buahan berupa areca nuts sebesar 848.314 USD yang diekspor melalui pelabuhan Belawan, Sumatera Utara menuju beberapa negara di mana yang terbesar untuk coffee arabica WIB or robusta OIB, not roasted, not decaffeinated adalah menuju Amerika Serikat, sedangkan areca nuts adalah negara Pakistan dan Thailand.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Ekonomi
wwwwww