Home > Berita > Umum

Ini Alasan Kowani Usulkan Laksamana Malahayati Jadi Pahlawan Nasional

Ini Alasan Kowani Usulkan Laksamana Malahayati Jadi Pahlawan Nasional
Makam Laksamana Malahayati
Jum'at, 02 Juni 2017 08:05 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo menyatakan, pihaknya tengah memperjuangkan Laksamana Malahayati untuk dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional wanita Indonesia. Bagi Giwo, sebagai laksamana perempuan muslimah pertama di dunia, Laksamana Malahayati perlu diapresiasi perjuangannya di tanah kelahiran Malahayati sendiri, yakni Indonesia.

Baca: Panglima TNI: Devile Kapal Tempur untuk Laksamana Malahayati

"Di dunia internasional, di Jepang bahkan sudah ada film mengenaiLaksamana Malahayati, tetapi di Indonesia, di tempat dia dilahirkan belum memberikan penghargaan," ujar Giwo saat ditemui dalam acara Kowani Fair 2017 dan Pasar Murah Pangan di Gedung Smesco Convention Hall, Jakarta, Kamis (1/6/2017).

loading...
Giwo mengatakan, alasan Kowani mengusulkan Laksamana Malahayatisebagai pahlawan nasional berkat rekomendasi serta usulan dari berbagai tokoh perempuan, sehingga pihaknya tengah memenuhi berbagai prosedur yang berlaku. Saat ini, Kowani tinggal memenuhi satu syarat administrasi, yakni memperoleh rekomendasi dari Gubernur Aceh, asal daerah Laksamana Malahayati.

Baca: Laksamana Malahayati Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

"Kita sedang proses untuk segera memenuhi administrasi tersebut, karena ada batas limit hingga tanggal 16 juni. Jadi tinggal satu tahapan lagi dan kemudian diserahkan kepada Kementeriam Sosial (Kemensos) dan dilanjutkam ke tahap selanjutnya untuk dapat disetujui," jelas Giwo.

Kowani amat berharap, Lakasamana Malahayati dapat menjadi pahlawan perempuan di Indonesia, karena dari total 169 pahlawan nasional, hanya 12 yang berjenis kelamin perempuan. Sehingga Giwo memohon dukungan masyarakat dan stakeholder dapat mendukung dan menghargai pejuang dari negeri sendiri.

Baca: Laksamana Malahayati, Pemimpin Armada Janda yang Diakui Dunia
 
"Bayangkan saja, dari 196 pahlawan nasional, hanya di bawah dari delapan persen pahlawan perempuan, yakni 12 orang, maka kami memohon kepada masyarakat dan stakeholder sama-sama mendukung," kata Giwo.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:netralnews.com
Kategori:Umum, Aceh
wwwwww