Permintaan Minim, Harga Pisang Anjlok

Permintaan Minim, Harga Pisang Anjlok
Aneka jenis pisang yang dijajakan di Pasar Pusong, Kota Lhokseumawe, Kamis (1/6/2017). [Sarina]
Kamis, 01 Juni 2017 17:16 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Selama bulan puasa, permintaan akan pisang oleh konsumen di Lhokseumawe sangat minim. Akibatnya, harga pisang di Pasar Pusong kota tersebut, anjlok.

Salah seorang pedagang pisang, Abdurrahman kepada GoAceh mengatakan, sejak memasuki Ramadan, permintaan pisang sangat minim, sehingga harganya menjadi lebih murah dibanding hari-hari sebelumnya.

Baca: Pohon Pisang Bertandan Lima dan Empat Muncul di Aceh Selatan

loading...
“Sudah sepekan ini harga pisang turun karena peminatnya sedikit,” ucapnya.

Ads
Abdurrahman mengungkapkan, apabila satu minggu pisang tidak habis terjual maka akan membusuk dan harus dibuang.

“Sehingga dalam seminggu, pedagang pisang bisa rugi hingga Rp3 juta,” katanya.

Masalah harga, Ia menyebutkan, untuk pisang ayam (Barangan) sebelumnya Rp12 ribu per sisir sekarang menjadi Rp5 ribu, pisang awak sebelumnya Rp7 ribu kini turun menjadi Rp4 ribu per sisir.

“Sedangkan pisang suasa sebelumnya Rp10 ribu, kini menjadi Rp7 ribu per sisir, dan pisang mas sebelumnya Rp5 ribu per sisir, sekarang menjadi Rp4 ribu per dua sisir,” terangnya sembari menjelaskan pasokan pisang tersebut diambil langsung dari Kecamatan Nisam.

Minimnya pembeli pisang berimbas pada pendapatan pedagang.

“Sebelumnya, kami bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp2,5 juta per hari. Tapi sekarang, karena kurang laku hanya mendapatkan sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu,” pungkasnya.

Baca: Bupati Agara Minta Budidaya Pisang Kepok Terus Dikembangkan

Editor:Yudi
Kategori:Lhokseumawe, Ekonomi
wwwwww