Masjid Islamic Centre Berhias Ornamen Timur Tengah Ini Dipenuhi Agenda Ramadan

Masjid Islamic Centre Berhias Ornamen Timur Tengah Ini Dipenuhi Agenda Ramadan
Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe
Kamis, 01 Juni 2017 13:14 WIB

LHOKSEUMAWE - Bangunan dengan nama lengkap Islamic Centre Lhokseumawe itu menjulang ke langit. Berada di pusat kota, masjid ini merupakan masjid termegah di pesisir timur Aceh.

Didirikan sejak tahun 2001 silam di atas lahan seluas 33.748 meter dengan luas bangunan 16.475 meter persegi menjadikan masjid itu sebagai pusat perhatian warga yang berkunjung ke kota itu.

Saat bulan Ramadhan, masjid dengan ornamen Timur Tengah itu dipenuhi agenda keagamaan yang super padat.

loading...
Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Islamic Centre, Tgk Ramli Amin, Senin (29/5/2017) menyebutkan kegiatan seperti shalat tarawih berjamaah, tadarus Al Quran, tausiah bakda subuh, bakda zuhur hingga bakda asar.

“Jika Ramadhan begini kita bagikan bubur kanji rumbi juga,” kata Ramli.

Tahun ini, menurut Ramli, kanji yang dibagikan sebanyak 800 porsi per hari. Tausiah keagamaan pun membahas mulai dari ilmu tauhid, fiqih, dan tasauf.

Menariknya, penceramah di masjid ini sebagian besar adalah ulama kharismatik Aceh seperti Teungku Usman bin Ali (Abu Kuta Krueng), Teungku Nuruzzahri (Waled Nu), Teungku M Nur (Abu Kenire), Teungku Mustafa Ahmad (Abu Paloh Gadeng), Teungku Abdul Manan (Abu Manan Blangjruen), Teungku Zulkarnaeni Juned dan lain sebagainya.

“Tausiah ini juga disertai diskusi,” kata Ramli.

Ramli mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa seperti balapan sepeda motor saat ibadah berlangsung dan juga bakar petasan.

Masyarakat sebaiknya hidupkan kembali malam-malam Ramadhan dengan berzikir dan tadarus.

Usai shalat asar, ratusan warga akan mengantre di depan posko kanji rumbi masjid itu. Mereka menunggu pembagian kanji (bubur) gratis tersebut.

“Biaya pembuatan kanji ini berasal dari masyarakat dan kantor pemerintah serta swasta,” pungkas Ramli.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Pendidikan, Lhokseumawe
wwwwww