Home > Berita > Umum

Gawat, Pencurian Arus Listrik di Kutacane Tinggi

Gawat, Pencurian Arus Listrik di Kutacane Tinggi
Ilustrasi
Kamis, 01 Juni 2017 15:25 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Pencurian arus listrik oleh sejumlah warga melalui penyambungan ilegal langsung pada tegangan tinggi tanpa meteran di Kutacane, Aceh Tenggara, sampai saat ini masih banyak. Padahal, PLN telah melakukan aksi penertiban sejak 2015 lalu guna mengantisipasi kebocoran listrik secara masif. 

“Tapi hingga sekarang, tiap bulannya PLN masih mengalami kehilangan Kwh penjualan listrik dengan jumlah yang tinggi,” sebut Manajer Area PLN Langsa, yang membawahi Unit Rayon PLN Kutacane, Aceh Tenggara, Heru Rianto melalui rilis yang diterima GoAceh, Kamis (1/6/2017).

Ia menjelaskan, selama ini Unit Rayon PLN Kutacane melayani 100 persen masyarakat Aceh Tenggara yang menggunakan sistem isolated dengan jumlah sebanyak 47.982 pelanggan yang 92 persennya merupakan pelanggan rumah tangga.

loading...
Namun, katanya, pengelolaan penjualan listrik di Rayon Kutacane hingga April 2017 tergolong kinerja yang sangat buruk di tingkat Aceh.

Ads
Hal ini dikarenakan aksi pencurian listrik yang masih tinggi, sehingga Rayon PLN Kutacane mengalami kehilangan penjualan listrik yang sangat tinggi, bahkan tertinggi di Aceh.

Meski demikian, lanjut Heru, pihaknya tetap konsisten untuk terus melakukan penertiban, bahkan sudah membentuk tim penertiban pemakaian tenaga listrik di Rayon PLN Kutacane. 

Ia mengakui, selama melakukan penertiban itu, tim banyak menemukan pelanggan rumah tangga yang menyambung langsung listrik tanpa meter. Hingga saat ini kondisi tersebut masih berlangsung.

Tambahnya, dari hasil penindakan terhadap kebocoran penjualan listrik Rayon PLN Kutacane tersebut, hingga April 2017 kehilangan Kwh mencapai 19,72 persen atau sebesar 1.087.844 Kwh.

“Jika dikonversikan terhadap harga rupiah per Kwh Rp749, maka kerugian kehilangan Kwh penjualan listrik di Kutacane sebesar Rp2 miliar lebih selama empat bulan terakhir,” beber Heru.

Penggunaan listrik ilegal ini, sambungnya, sangat banyak kerugiannya, terutama dari segi keamanan dapat beresiko kebakaran, dari segi hukum dapat dipidanakan.

"Saya mengharapkan, kepada masyarakat agar dapat mendukung pelayanan maksimal Rayon PLN Kutacane dengan mengingatkan keluarga dan saudara untuk menggunakan listrik secara legal dan baik," pungkasnya.

Baca: Polisi Kejar Pelaku Pencurian Kabel Listrik di Lhokseumawe

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh Tenggara, Langsa
wwwwww