Dua Nelayan Pidie Jaya Terdampar di Thailand Dipulangkan Hari Ini

Dua Nelayan Pidie Jaya Terdampar di Thailand Dipulangkan Hari Ini
Dua nelayan asal Pidie Jaya terdampar di Perairan Phang Nga, Thailand dipulangkan har ini
Kamis, 01 Juni 2017 12:16 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

BANDA ACEH - Dua nelayan asal Panteraja, Pidie Jaya yang terdampar di Phang Nga, Thailand, Hasanuddin (39) dan Yogi Prayogo (23) akan dipulangkan ke Tanah Air. Dua nelayan tersebut diterbangkan dari Phuket, Thailand hari ini, Kamis (1/6/2017) menggunakan Air Asia menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

“?Menurut informasi kami terima dari Kombes Pol Priyo Waseso, Atase Polri KBRI Bangkok, jadwal kepulangan dua WNI nelayan asal Aceh yang terdampar di Phang Nga, Kamis 1 Juni 201. Penerbangan Air Asia AK825. Phuket-Kuala Lumpur?, Terbang pukul 13.35 waktu Bangkok, tiba di Kuala Lumpur pukul 16.09 waktu Malaysia dan mereka akan bermalam di Kuala Lumpur,” kata Sekretaris Panglima Laot Aceh, Umar Bin Abd. Aziz (Oemardi) dalam siaran pers diterima GoAceh, Rabu (31/5/2017) malam.

Kemudian, Kata Oemardi pada Jumat, 2 Juni 2017 dengan penerbangan Air Asia AK 423 Kuala Lumpur-Banda Aceh, terbang pukul 07.45 waktu Malaysia dan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, pada pukul 08.05 WIB.

loading...
Baca: Haji Uma Apresiasi Kinerja KBRI Thailand

“Seluruh biaya transportasi dan akomodasi dibayar oleh negara melalui KBRI Bangkok dan Konsulat Songkhla,” jelas Oemardi.  

?Lanjutnya, sejak pihak Panglima Laot Aceh, mendapat kabar kehilangan nelayan asal Pidie Jaya dan ditenggarai mereka hanyut ke wilayah Thailand. Panglima Laot Aceh sejak 26 Mei 2017 telah mengirim surat pemberitahuan kepada KBRI di Bangkok.

Koordinasi selanjutnya dilakukan melalui telepon baik dengan konsuler maupun dengan pihak keluarga dan Panglima Laot Kabupaten Pijay. “Pada 30 Mei Bapak ?Hariman Theofilus A Harefa, ?Second Secretary? KBRI di Bangkok menyampaikan bahwa Perwakilan RI melalui KRI Songkhla telah berkoordinasi dengan kepolisian Thai Mueang untuk mendapatkan informasi terkait keberadaan dua nelayan dimaksud,” papar Sekjen Panglima Laot Aceh.

Katanya, dari koordinasi tersebut didapati bahwa kedua WNI tersebut saat ini ditampung di kantor Polisi Thai Mueang, Phang Nga namun bukan dalam status terlibat tindak kejahatan.

Tambahnya, KRI Songkhla juga telah secara langsung berkomunikasi dengan kedua orang nelayan itu untuk mengkonfirmasi keadaan keduanya dan dipastikan keduanya dalam kondisi sehat serta tidak terlibat tindak pidana.??

?Lalu, sambung Oemardi, Konsul RI Songkhla telah mengurus semua perizinan dari Imigrasi Thailand dan akan menjemput nelayan Aceh ke Phang Nga dan melepas mereka di Bandara Phuket pada 1 Juni hari ini.

Sementara Panglima Laot Aceh, T Bustamam mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama masyarakat Phang Nga di Thailand, KBRI di Bankok dan Konsulat Songkhla yang telah berupaya maksimal untuk membantu pengurusan dan pemulangan dua nelayan Aceh yang hanyut ke perairan wilayah Thailand. 

“Kabar pemulangan tersebut membuat para keluarga korban sangat bergembira dan bersyukur? kepada Allah Swt, karena mereka dapat berkumpul kembali setelah sempat khawatir dan putus asa selama beberapa hari sampai berita mereka selamat dan masih hidup diterima keluarga,” ujar T Bustamam.

Panglima Laot Aceh, T. Bustama mengimbau agar masyarakat nelayan memperhatikan aspek kelayakan dan keselamatan melaut agar jumlah kecelakaan di laut dapat diminimalisir.

“Kita juga berharap agar Pemerintah Aceh dapat terus meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait, khususnya kantor KBRI di Semenanjung Malaka dan Asia Barat dapat terus ditingkatkan. Agar proses repatriasi nelayan hanyut dapat dilakukan dengan lebih mudah di masa mendatang,” harap T. Bustamam.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Timur, Umum
wwwwww