Home > Berita > Hukum

Jual Rokok Ilegal, Warga Lambheu Ditangkap Petugas Bea Cukai

Jual Rokok Ilegal, Warga Lambheu Ditangkap Petugas Bea Cukai
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Rusman Hadi saat diwawancarai wartawan, Selasa (30/5/2017). [Safdar S]
Selasa, 30 Mei 2017 15:51 WIB
Penulis: Safdar S

BANDA ACEH - Operasi Patuh Ampadan I yang digelar Bea Cukai Aceh menjaring salah seorang penyimpan barang kena Bea Cukai di kawasan Aceh Besar tepatnya di Dusun Balee Cut, Gampong Lambheu, Kecamatan Darul Imarah, Minggu (21/5/2017) lalu.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Rusman Hadi mengatakan, penyitaan dalam jumlah besar itu dilakukan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya kegiatan penyimpanan atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai berupa rokok ilegal di Lambheu.

Baca: Diduga Pakai Pita Cukai Palsu, Ratusan Slof Rokok Grand dan SMR Disita

loading...
Dari informasi awal ini, Tim Operasi Patuh Ampadan Bea Cukai Aceh melakukan pengintaian selama beberapa hari pada rumah yang dicurigai.

Ads
Setelah mendapat bukti yang dirasa cukup, Tim Operasi pun melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

“Akhirnya ditemukan 67.990 bungkus rokok ilegal, per bungkus berisi 16 batang di rumah tersebut dengan total hampir Rp1,1 juta batang rokok ilegal," kata Rusman kepada wartawan saat konferensi pers di halaman Kanwil Bea Cukai Aceh, Banda Aceh, Selasa (30/5/2017).

Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku adalah menyediakan rokok  dan untuk dijual dari Kawasan Bebas Sabang.

Baca: Polisi Gagalkan Penyelundupan Gula dan Rokok Ilegal di Sabang

Rokok yang tanpa dilekati pita cukai, hanya boleh dikonsumsi di kawasan bebas Sabang dan sesuai ketentuan tidak dijinkan beredar di tempat selain kawasan bebas tersebut.

“Mengingat pungutan cukainya yang belum dilunasi, pelaku berupaya mengedarkan rokok yang belum dilunasi cukainya tersebut ke wilayah Banda Aceh dan sekitarnya dengan tujuan menghindari cukai dan mendapat keuntungan yang berlipat," ungkap Rusman.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah DJBC Aceh.

"Pelaku diduga telah melakukan tindak pidana di bidang cukai, melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai," pungkasnya.

Baca: Bea Cukai Aceh Sita Jutaan Rokok Ilegal, Potensi Cukai Rp1 Miliar

Editor:Yudi
Kategori:Hukum, Aceh, Aceh Besar
wwwwww