Home > Berita > Umum

Listrik Padam Saat Tarawih, Warga Kecam PLN

Listrik Padam Saat Tarawih, Warga Kecam PLN
Ilustrasi
Senin, 29 Mei 2017 15:34 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Tindakan tak manusiawi yang dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terhadap pelanggannya mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan di Aceh dan Pidie khususnya. Aksi pemadaman aliran listrik membuat umat Islam yang sedang melaksanakan salat Tarawih terganggu. 

Usmanuddin (32) warga Laweung Kecamatan Muara Tiga, Pidie, kepada GoAceh, Senin (29/5/2017) mengatakan, tindakan pemadaman lampu sangat merugikan pelanggan.

Sebab, saat warga melaksanakan salat Tarawih tiba-tiba lampu padam, lalu hidup kembali dan berselang beberapa menit lampunya padam lagi.

loading...
Pemadaman tidak terarah itu membuat masyarakat kelimpungan, apa lagi ibu-ibu yang sedang memasak untuk persiapan berbuka puasa.

Baca: Listrik Hidup Mati, Masyarakat Kutepanyang akan Turun ke Jalan

"Seharusnya PLN digugat karena telah merugikan pelanggan," kata Usmanuddin.

Menurutnya, jika pelanggan terlambat membayar rekening listrik pasti ada dendanya, akan tetapi ketika PLN merugikan masyarakat kenapa tidak ada yang menghukumnya.

Ia meminta kepada Pemerintah Pusat terutama Presiden Jokowi agar mengevaluasi pengurus PLN.

Jika kinerjanya tidak benar diganti saja agar kondisi PLN semakin membaik, jangan sampai PLN semakin buruk dan dibenci masyarakat.

"Saya lihat PLN bukan bertambah maju, tapi semakin hari semakin buruk kinerjanya," papar Usmanuddin.

Ia sangat berharap agar PLN tidak memadamkan listriknya di bulan puasa ini. Jika aliran listrik padam warga terkendala untuk beribadah.

“Untuk memasak dan lainnya tetap menggunakan aliran listrik. Jadi tolong PLN jangan padamkan listrik selama Ramadan," pinta dia.

Baca: Beban Arus Listrik Bulan Ramadan di Aceh Capai 450 MW

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Pidie
wwwwww