Home > Berita > Umum

Haji Uma: Nelayan Terdampar ke Thailand Segera Dipulangkan

Haji Uma: Nelayan Terdampar ke Thailand Segera Dipulangkan
Anggota DPD RI Asal Aceh, Sudirman (Haji Uma) saat berkoordinasi dengan Sekjen DPD RI untuk mengonfirmasi keadaan kedua nelayan asal Aceh yang terdampar di Thailand, Senin (29/5/2017). [ Ist]
Senin, 29 Mei 2017 23:59 WIB
Penulis: Safdar S
BANDA ACEH - Prihatin terhadap nasib nelayan Aceh yang terdampar di Thailand beberapa hari lalu, anggota DPD RI Asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma langsung menemui Sekjen DPD RI, Senin (29/5/2017).
 
Dalam pertemuan tersebut Haji Uma meminta penanganan segera atas tragedi yang menimpa kedua nelayan asal Pidie Jaya ini kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand.
 
"Alhamdulilah dengan dibantu SeKjen DPD RI, kita sudah mendapatkan sambungan kontak dengan KBRI di Thailand," ujarnya kepada GoAceh di Banda Aceh, Senin (29/5/2017) malam.
 
Haji Uma mengaku, langsung berkomunikasi dengan salah satu pejabat KBRI di Thailand. Menurutnya, kedua nelayan tersebut dalam keadaan selamat dan kondisinya sehat.
 
 
"Saya langsung berbicara dengan atase Polri Pak Priyo Waseso dan dibantu juga oleh sekretaris fungsi ekonomi Stella Kemala, dari keterangan keduanya dinyatakan bahwa kedua nelayan kita dalam kondisi sehat," terangnya.
 
Dijelaskannya, kedua nelayan yang terdampar ini awalnya diselamatkan oleh warga Thailand, kemudian kedua nelayan ini diserahkan kepada kepolisian setempat, secara hukum kedua nelayan baik Hasanuddin maupun Yogi Prayogo tidak bermasalah, dikarenakan mereka terdampar dalam keadaan rusak mesin boat yang mereka tumpangi.
 
"Untuk keluarga dan saudara- saudara di Aceh tidak perlu risau lagi keadaan kedua nelayan kita, karena dalam kondisi sehat. Kemarin sudah diperiksa kesehatannya, hanya lelah saja," tambahnya.
 
Dia melanjutkan, bahwa pihak KBRI berjanji akan segera memulangkan kedua nelayan ini, namun mereka meminta waktu.
 
"Kita meminta untuk dapat dipulangkan secepatnya mengingat keluarga resah menunggu, dikarenakan tidak ada kabar sama sekali, paling lama tanggal 1 Juni sudah bisa diberangkatkan pulang karna menyangkut adminitrasi yang dipersiapkan oleh KBRI," jelasnya.
 
Saat ini kedua Nelayan tersebut berada di Koh Phangan, Thailand untuk menunggu proses pemulangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kedubes sudah menghubungi keluarga kedua nelayan melalui keuchik, untuk melengkapi data kedua nelayan tersebut guna mempercepat proses pemulangan.
 
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Banda Aceh
wwwwww