Berkah Ramadan, Penjual Lemang Bambu Raup Untung Jutaan Rupiah

Berkah Ramadan, Penjual Lemang Bambu Raup Untung Jutaan Rupiah
Proses pembuatan lemang di Gampong Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Minggu (28/5/2017).[Sarina]
Senin, 29 Mei 2017 00:24 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Seorang pedagang lemang bambu di Gampong Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mengaku meraup keuntungan hingga jutaan rupiah dari hasil penjualan lemang selama bulan suci Ramadan berlangsung.Pedagang itu adalah Marzuki, dia menyebutkan, permintaan lemang oleh konsumen pada bulan Ramadan sangat ramai. Setiap harinya dia mampu memproduksi lemang hingga 100 potong bambu.

"Lemang ini kemudian kami jual ke pasar Inpres dan Pasar Pusong Lhokseumawe,” katanya, saat GoAceh menyambangi tempat pembuatan lemang di rumahnya, Minggu (28/5/2017).

loading...
Marzuki juga menambahkan, harga jual lemang itu bervariasi, untuk harga perbambu berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu. Dirinya mengaku bisa memperoleh keuntungan hingga Rp3 juta per harinya. Itu sudah terjadi sejak kemarin.

Dia menyebutkan, kendala utama bagi pihaknya saat ini adalah bahan baku, langka dan mahal. Untuk serabut kelapa harus dipesan dari Geurugok, Bireuen, dengan biaya mencapai Rp 600 ribu per truk. Sementara beras ketan dibeli dari Medan dan hanya rempah-rempah untuk bumbu yang dibeli di kawasan itu.

Di lain sisi, Marzuki menyebutkan, bahan baku untuk pembuatan lemang sendiri terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan garam serta santan, kemudian dibalut dengan daun pisang yang kemudian dimasak dalam bambu.

Disebutkan, biasanya jangka waktu untuk memasak mencapai satu jam lebih.

Amatan GoAceh, proses pembuatan lemang tersebut dilakukan dengan cara memanggangnya dengan menggunakan serabut buah kelapa, proses pematangan berlangsung hingga satu jam lebih. Sementara itu, Marzakui mempekerjakan empat orang warga sekkitar.

Marzuki mengatakan, lemang dikenal dengan salah satu kue khas menu untuk buka puasa pada bulan Ramadan.

Editor:Zuamar
Kategori:Ekonomi, Aceh, Lhokseumawe
wwwwww