2 Pelaku Pemerasan Ditangkap Polisi, Satu DPO

2 Pelaku Pemerasan Ditangkap Polisi, Satu DPO
Ilustrasi
Senin, 29 Mei 2017 13:32 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Anggota Polsek Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, berhasil menangkap dua pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman berinisial B (23) warga Gampong Bunien Simpang Tiga dan H (35) warga Gampong Lambideung, Minggu (28/5/2017) sekira pukul 23.30 WIB‎.

Kapolsek Simpang Tiga, Iptu Khairul, kepada wartawan, Senin (29/5/2017) mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan korban bernama Rizki Munandar (20) warga Gampong Sukon Kecamatan Simpang Tiga kepada Mapolsek Simpang Tiga.‎

Baca: Pemeras Warga di Aceh Tengah Gunakan Nama Din Minimi

loading...
Pada saat kejadian, korban bersama teman wanitanya, Yana Ramadhana (20), mahasiswi, warga Gampong Lampeudeu Baroh Tijue Kecamatan Pidie, sedang jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor dari Gampong Sukon menuju Lampedeu Tijue.

Setiba di Jalan Paleu dengan arah Bambi Gampong Cot Paleue Kecamatan Simpang Tiga, korban dihadang kedua pelaku.

“Kemudian pelaku mematikan sepmor milik korban dengan cara menarik kunci sepeda motor miliknya lalu meminta sejumlah uang,” ujar Khairul.

Lanjut Kapolsek, kemudian pelaku mengancam korban , bila tidak mau memberikan uang, maka korban tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Dengan rasa ketakutan, akhirnya korban memberikan uang sebesar Rp100 ribu kepada pelaku berinisial F (20) warga Gampong Cot Paleue Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.‎

Baca: Pemeras dan Penjambret di Lhokseumawe Dibekuk Polisi

Kketiga pelaku sudah sering melakukan pemerasan dan pengancaman kepada para pemuda yang melintasi kawasannya, namun tidak ada yang berani melaporkan ke polisi.

“Akan tetapi baru kali ini ada warga yang berani melaporkan ke Mapolsek Simpang Tiga. Setelah mendapat laporan, pelakunya langsung kita tangkap,” ucap Kapolsek.

Jelasnya, kini kedua pelaku pemerasan dan pengancaman telah diamankan di Mapolsek Simpang Tiga. Sementara 1 orang rekannya berinisial F berhasil kabur dan telah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tindakan pelaku sudah sangat meresahkan masyarakat yang melintas di jalan tersebut,” tandas Kapolsek.

Baca: Ketua Balai Wartawan PWI Aceh Tamiang: Pemeras bukan Wartawan

Editor:Yudi
Kategori:Peristiwa, Pidie
wwwwww