YPI Maftahul Jannah Buka Rumah Keluarga Alquran Selama Ramadan

YPI Maftahul Jannah Buka Rumah Keluarga Alquran Selama Ramadan
Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, foto dengan pengurus Yayasan Pendidikan Islam Maftahul Jannah, Rumah Huffadz Madani, Sabtu (27/5/2017). [Dedek]
Sabtu, 27 Mei 2017 22:07 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Rumah Huffadz Madani di Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Langsa di bawah Yayasan Pendidikan Islam Maftahul Jannah, membuka rumah keluarga Al-Quran salam bulan suci Ramadan.
"Kegiatan ini dilaksanakan selama 20 hari di bulan suci Ramadan 1438 H, yakni sejak 27 Mei hingga 14 Juni 2017 mendatang," sebut Ketua Panitia, Cut Silvia, Sabtu (27/5/2017).
 
Ia menjelaskan, kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Kota Langsa. Karenanya, peserta diharapkan benar-benar memanfaatkan kesempatan ini supaya menjadi kader qurani masa depan.
 
Rumah keluarga Al-Qur'an, katanya, akan mengajar metode hafalan Al-Quran kepada seluruh peserta, karena dengan metode itu akan memudahkan mereka menghafal dan memahami makna Al-Quran.
 
"Untuk lima hari pertama, peserta akan diajarkan metode menghafal, selanjutnya diberikan materi lain juga terkait dengan hafalan Al-Quran. Peserta juga tidak hanya menghafal akan tetapi memahami maknanya," ungkapnya.
 
Meskipun baru pertama diselenggarakan di Kota Langsa, tapi kegiatan ini diikuti 30 santri dari berbagai daerah di Aceh, seperti, Banda Aceh, Takengon, Bireun dan kota Langsa.
 
"Peserta kita berasal dari berbagai daerah, mereka ada di usia ibu-ibu dan yang paling muda ada kelas dua SD," terangnya.
 
Untuk guru bimbingan dan hafalan, pihaknya menghadirkan guru dari Yogyakarta yakni Ustad Bambang Anggrayanto, Ustazah Husnil Khatimah dari Banda Aceh, Ustazah Annisa Mardhatillah dari Sigli dan Ustazah Reka Fransiska asal Langsa.
 
Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, menyampaikan Pemerintah Kota Langsa merasa bangga dan menyambut baik kegiatan tersebut.
 
"Kami merasa bangga dengan ada kegiatan ini, karena Langsa nantinya semakin banyak hafiz, mereka mudah-mudahan menjadi kader-kader hafiz Al-Quran untuk masa akan datang," ujarnya.
 
Selain itu, ia berharap peserta hafiz menjadi para ilmuwan seperti ulama-ulama sebelumnya. Menurutnya, ilmuwan Islam pada zaman dahulu merupakan para ulama  yang menghafal serta menguasai Al-Quran.
 
"Banyak ilmuwan Islam zaman dulu berasal dari penghafal Al-quran seperti Imam Syafi'i serta beberapa imam lainnya. Mudah-mudahan hafiz kita ini akan mengikuti jejak para ulama sebelumnya," pungkasnya.
 
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Langsa, Aceh, Pendidikan
wwwwww