Permintaan Peci di Lhokseumawe Meningkat Tajam

Permintaan Peci di Lhokseumawe Meningkat Tajam
Pembeli mencoba memilih peci sesuai selera di pasar Kota Lhokseumawe, Sabtu (27/5/2017). [Sarina]
Sabtu, 27 Mei 2017 21:37 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Permintaan peci meningkat tajam menjelang dan pada hari pertama masuknya bulan suci Ramadan di Kota Lhokseumawe. Hal tersebut dikatakan pedagang di Pesar Pusong, Muhammad Gade, Sabtu (27/5/2017).Meningkatnya pembelian peci ini, tentu saja membawa keberkahan sendiri bagi pedagang peci selama Ramadan.

“Bulan Ramadan memang banyak pembeli peci, ramainya peminat dimulai semenjak dua hari menjelang megang kemarin," katanya kepada GoAceh.

loading...
Disebutkan, harga peci itu sendiri rata-rata berkisar Rp 70 ribu untuk jenis songkok, untuk jenis peci bulat bermotif pintu Aceh Rp 35 ribu, model rajut Medan Rp20 ribu, dan model rajut lokal Rp10 ribu.

Sementara stok peci ini disebutkan akan mencukupi. Barang tersebut dipasok dari pengrajin peci di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Kebanyakan pedagang di sini merupakan penjual musiman pada saat bulan Ramadan saja. Untuk pendapatan saya sendiri setiap harinya mencapai Rp 1 juta lebih. Pendapatan tersebut lebih tinggi dari pada sebelumnya, karena disebabkan oleh banyaknya pembeli,” ungkapnya.

Amatan GoAceh, di beberapa lapak penjual peci di kawasan itu terlihat dikerumuni pembeli. Kebanyakan adalah mereka yang usia muda dan usia senja. Mereka sibuk memilih-milih peci sesuai selera masing-masing.

Editor:Zuamar
Kategori:Ekonomi, Aceh, Lhokseumawe
wwwwww