Sinyal Pemekaran Kabupaten Aceh Utara Menggema di Paripurna

Sinyal Pemekaran Kabupaten Aceh Utara Menggema di Paripurna
Paripurna DPRK Aceh Utara terkait rekomendasi LKPJ Bupati Aceh Utara tahun 2016. [layarberita.com]
Kamis, 25 Mei 2017 13:47 WIB

LHOKSEUMAWE – Gaung pemekaran Kabupaten Aceh Utara terdengar nyaring di Paripurna Istimewa DPRK Aceh Utara, Selasa (23/5/2017) malam. Wacana ini langsung diungkapkan oleh Bupati Muhammad Thaib dalam sambutannya saat rapat paripurna tersebut.

Dalam sambutannya seperti dilansir layarberita.com, Bupati yang akrab disapa Cek mad menyebutkan wilayah Aceh Utara sangat luas saat ini. Dengan kondisi keuangan saat ini dan ke depan nantinya, dirinya memprediksi sulit membangun Aceh Utara secara merata dalam waktu singkat. 

Kondisi ini harus dilakukan dengan memperkecil wilayah dan memekarkan satu lagi kabupaten baru (Aceh Malaka).

loading...
“Aceh Utara wilayahnya sangat luas dan daerahnya yang terpencar. Sulit untuk menjalankan program pembangunan secara merata dengan kondisi keuangan saat ini.  Mungkin satu periode lagi kalau bisa saya pimpin, Aceh Utara juga sulit berkembang. Jadi hemat saya, Aceh Utara harus dimekarkan,” ungkap Cek Mad, disambut tepuk tangan sejumlah anggota dewan.

Sambung Cek Mad, dengan kondisi keuangan yang menurun tentunya akan mudah mengelola daerah yang kecil. Sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata dan tertata. Dampaknya tentu adalah peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

“Saya berharap, ke depan kalau bisa ada daerah baru di Aceh Utara. Agar pemerataan pembangunan dapat cepat terealisasi,” ujar Bupati Aceh Utara yang kembali terpilih pada Pilkada lalu. 

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Utara, Pemerintahan
wwwwww