Tim Saber Pungli Amankan Rp 65 Juta Saat OTT di SMKN 1 Lhokseumawe

Tim Saber Pungli Amankan Rp 65 Juta Saat OTT di SMKN 1 Lhokseumawe
Polisi memperlihatkan barang bukti yang diduga hasil pungli saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (24/5/2017). [Sarina]
Rabu, 24 Mei 2017 19:46 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSUKON – Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Kota Lhokseumawe pada Rabu (24/5/2017) siang, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum bendahara dan guru honorer SMK Negeri 1 Lhokseumawe, yang diduga melakukan pengutipan uang pengadaan kelengkapan siswa.Ketua Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Kompol Moch Isyharyadi mengatakan, awalnya pihak petugas mendapatkan laporan dari masyarakat terhadap dugaan pungutan uang pengadaan kelengkapan siswa yang tidak sesuai seperti biasanya.

Lalu, sekitar pukul 11.30 WIB, pihaknya membuntuti sekolah itu untuk melakukan pemeriksaan kebenaran itu.

“Saat mendatangi dan melakukan pemeriksaan, pertama kami mengamankan uang sebesar Rp 630 ribu yang diduga sebagai uang kas. Namun saat melakukan penggeledahan, kami berhasil temukan uang Rp62 juta, dari bendahara,” katanya saat melakukan konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe.

Ads
Lanjutnya, berdasarkan keterangan bendahara, uang tersebut digunakan sebagai pembayaran berbagai kebutuhan siswa yang baru diterima, masing-masing siswa diminta Rp 510 ribu. Berdasarkan ketentuan jumlah yang dibayar harus sesuai dengan prosedur rapat komite dengan wali murid.

“Pihak sekolah tidak mengikuti prosedur tersebut, hal ini merupakan inisisatif yang bersangkutan sendiri dan juga keputusan dari Kepala Sekolah SMKN 1, sehingga dalam hal pembayaran langsung dibebankan kepada siswa yang baru masuk,” ujarnya.

Isyaryadi menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan UPTD Lhokseumawe. Ada tiga orang yang diamankan untuk dilakukan pemeriksaan, yaitu, CI selaku bendahara sekolah dan dua guru honorer berinisial AF dan Ay. 

“Selain ketiga guru tersebut, kita juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Sekolah SMKN 1 Lhokseumawe. Barang bukti yang kita amankan berupa uang tunai sebesar Rp65 juta, beserta dengan tanda terimanya,” sebutnya.

Bendahara dan dua guru honorer tersebut saat ini masih diperiksa di Polres Lhokseumawe.

Editor:Zuamar
Kategori:Hukrim, Aceh, Lhokseumawe
wwwwww