Pembunuh Agen Sapi di Juli Bireuen Dituntut 20 Tahun

Pembunuh Agen Sapi di Juli Bireuen Dituntut 20 Tahun
Terdakwa pembunuhan Mansurdin, agen sapi warga Gampong Paya Cut, Juli, Bireuen dituntut 20 tahun penjara, dalam sidang pembacaan tuntutan, di Pengadilan Negeri Bireuen, Selasa (23/5/2017) sore. [Ist]
Rabu, 24 Mei 2017 19:27 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN -  Sur, terdakwa pembunuh Mansurdin, agen sapi asal Gampong Paya Cut,  Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen dituntut 20 tahun penjara pada sidang pembacaan tuntutan, di Pengadilan Negeri Bireuen, Selasa (23/5/2017) sore.
 
 
Dalam agenda itu, Jaksa Penuntut Umum Edwardo menyebutkan, Sur terbukti secara sah dan menyakinkan, melakukan pembunuhan berencana melanggar pasal 340 KHUP. Oleh karena itu, terdakwa dituntut 20 tahun penjara.
 

Dalam Pasal 340 KUHP berbunyibarangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord)dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.
 
Dalam dakwaan kesatu primer, dibacakan pada persidangan 27 Maret 2017, JPU mendakwa perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal  340 KUHPidana.

Sementara sidang sebelumnya, terungkap kalau terdakwa Sur memang sebulan sebelum pembunuhan itu dilakukanSur sudah berencana menghabisi korban. Ia juga sempat mengutarakan hal ini pada selingkuhannya, Jum (istri korban), terkait rencana itu.
Awalnya, sidang tuntutan tersebut dua kali sempat ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan karena JPU belum siap dengan tuntutannya.

Sidang dengan agenda tuntutan ini diketuai, Maulana Rifai, dihadiri pensehat hukum terdakwa Anwar MD.

Sedangkan sidang lanjutan kasus pembunuhan tersebut dijadwalkan digelar, Selasa (30/5/2017) dengan agenda mendengarkan pledoi (pembelaan) dari peneasehat hukum terdakwa.

Terdakwa Sur duduk di kursi pesakitan setelah menghabisi nyawa mantan majikannya, Mansurdin, Senin 7 November 2016 sekitar pukul 21.30 WIB, di kandang sapi milik korban, di Gampong Paya Cut, Kecamatan Juli, Bireuen.
 
 
Terdakwa sebelumnya menjalin hubungan asmara (selingkuh) dengan istri korban, Jum. Motif pembunuhan, karena terdakwa sangat mencintai Jum dan ingin menikahinya, sehingga Ia berusah menghabisai suami Jum.
Editor:Zuamar
Kategori:Hukrim, Bireuen
wwwwww