Mahasiswa di Lhokseumawe Desak Pemerintah Lindungi KPK

Mahasiswa di Lhokseumawe Desak Pemerintah Lindungi KPK
Aksi damai Ikatan Mahasiswa Akutansi Regional Aceh (IMARA) Universitas Malikussaleh, di Kota Lhokseumawe, Selasa (23/5/2017) sore. [Sarina]
Rabu, 24 Mei 2017 08:44 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Ikatan Mahasiswa Akutansi Regional Aceh (IMARA) Universitas Malikussaleh aksi damai meminta aparatur hukum melindungi lembaga Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dalam penuntasan korupsi di Tanah Air.

Koordinator Aksi, Fauzi Nauval kepada GoAceh mengatakan, aksi tersebut dilakukan memperingatkan aparatur negara dan aparat penegak hukum supaya benar-benar memberikan keadilan kepada KPK tanpa ada kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok.

“Korupsi di negeri ini jangan pernah ada sama sekali. Oleh karena itu kita desak hari ini kepada pemerintah, supaya lembaga KPK tidak pernah dibubarkan. Kemudian aktivis antikorupsi harus diberikan perlindungan secara hukum,” pinta mahasiswa tersebut.

loading...
Lanjutnya, sejauh ini, orang-orang dari lembaga KPK ketika menuntaskan kasus korupsi malah mendapatkan perlakuan penganiyaan. Seperti terjadi baru-baru ini terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, dia disiram menggunakan air keras ke wajahnya. Oleh karena itu penegak hukum harus bertindak adil.

“Dalam aksi ini, kami juga mempertontonkan treatikal, sebagai salah satu upaya agar pemerintah serius dalam menuntaskan korupsi. Tanpa ada kepentingan pribdi maupun kelompok,” tegasnya.

Pantauan GoAceh, aksi puluhan mahasiswa tersebut berlangsung di depan Tugu Rencong, Simpang Kutablang Lhokseumawe sekitar pukul 17.00 WIB. Turut dikawal oleh puluhan personel kepolisian. 

 
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Lhokseumawe, Pendidikan
wwwwww