Gagal Tanam Padi, Petani Bireuen Diminta Beralih ke Palawija

Gagal Tanam Padi, Petani Bireuen Diminta Beralih ke Palawija
Irigasi Pante Lhong II, Blang Kutumba, Kecamatan Juli, Bireuen rusak dan sedang dilakukan pengerjaan, Rabu (24/5/2017). [Ist]
Rabu, 24 Mei 2017 21:08 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Akibat rusaknya saluran primer Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, para petani di beberapa kecamatan kawasan tersebut gagal turun sawah pada musim tanam 2017 ini.

 
Menurut informasi, ada sekitar 6. 500 hektare sawah dalam Kabupaten Bireuen tidak bisa menanam padi pada musim tanam kali inikarena sedang dilakukan perbaikan saluran primer Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong.

Delapan kecamatan yang tidak bisa melakukan penanaman MT Gadu itu yakni areal persawahan dalam Kota Juang, Kecamatan JuliJeumpa KualaJangkaPeusangan dan wilayah Kecamatan Kutablang.

Menindaklanjuti hal ini, Bupati Bireuen Ruslan M Daud, kepada GoAceh, Rabu (24/5/2017), menyebut pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan mengenai hal tersebut kepada Babinsa dan PPL, di beberapa kecamatan yang terdampak akibat rusaknya jaringan irigasi tersebut.

Menurutnya, dampak kerusakan ini menyebabkan suplai air ke beberapa kecamatan terkendala, maka penanaman padi Musim Tanam (MT-Gadu) tahun 2017 tidak bisa terlaksana.

“Kepada para petani kita berharap untuk dapat memanfaatkan lahan kosong tersebut, menanami tanaman palawija, hal ini juga dapat memberikan dampak kesuburan tanah,” katanya.
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Ekonomi, Bireuen
wwwwww