Saat Ditemukan Nelayan, Warga Yunani Terapung di Laut

Saat Ditemukan Nelayan, Warga Yunani Terapung di Laut
WNA asal negara Yunani di rawat di RS Arun, Lhokseumawe, Senin (22/5/2017).[Sarina]
Selasa, 23 Mei 2017 07:11 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Panglima Laot Lhok, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Didi Darmadi mengatakan, warga negara asing (WNA) asal Yunani bernama Papargryis Charalampos (27) saat ditemukan nelayan terlihat terapung di sekitaran 40 mil dari pesisir pantai Gampong Bluka Teubai, Dewantara.

“Nelayan menemukannya sekitar pukul 16.30 WIB, ketika ditemukan warga asing tersebut dalam kondisi terapung di atas air, dengan kondisi masih hidup. Saat itu tubuhnya tidak ada alat bantu apapun,” katanya kepada GoAceh, Senin (23/5/2017) malam. 

Lanjutnya, warga asing tersebut diduga terdampar dari kapal yang ditumpanginya bernama MT Maran Corona berbendera Greek Flag (bendera Yunani). Menururut Didi, kapal tersebut sempat terlihat sedang mencari korban yang terjatuh, namun karena berjarak jauh dari lokasi penemuan, kapal tersebut berangsur pergi.

loading...
“Warga asing itu berhasil kita bawa ke darat sekira pukul 20.30 WIB, dengan menggunakan boat nelayan yang ditumpangi oleh pawang kapal dan rekannya,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Dewantara AKP Pitriadi mengatakan, setelah diselamatkan warga asing tersebut langsung dievakuasi dengan mobil patroli polisi ke RSU Arun Lhokseumawe untuk penanganan medis.

“Karena kondisinya sangat lemah, kami tidak menghubungi mobil ambulans lagi, takut kelamaan. Jadi saya ambil kesimpulan untuk mengevakuasinya ke RS Arun dengan menggunakan mobil patroli polisi,” tutur AKP Pitriadi.

Pantauan GoAceh, sekitar pukul 23.30 WIB, tim Imigrasi Lhokseumawe datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi warga Eropa bagian selatan tersebut. Hingga saat ini pasien masih di rawat di RSU Arun.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww